Dulohupa.id – Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakara mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengendalian perubahan iklim.
Fayzal menjelaskan, masyarakat dapat membantu mengendalikan perubahan iklim dengan cara menurunkan menurunkan emisi karbon antara lain menggunakan transportasi ramah lingkungan seperti transportasi umum atau kendaraan listrik, menghemat energi di rumah dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan, mengelola sampah dengan bijak melalui daur ulang dan mengurangi plastik sekali pakai, serta melestarikan lingkungan dengan menanam dan merawat pohon.
Ia juga mengajak masyarakat menanam dan merawat pohon baik di pekarangan rumah atau melalui program penghijauan komunitas. Hal ini membantu menyerap gas karbon dan menjaga keseimbangan lingkungan.
“Tidak ada pilihan lain selain bekerja sama. Kita semua harus komitmen menghadapi krisis perubahan iklim ini,” ujar Fayzal usai kegiatan penanaman pohon dilakukan di kawasan jalan Gorontalo Outer Ring Ring Road (GORR), Kamis (30/10/2025).
Penanaman pohon ini merupakan rangkaian dari kegiatan Pokja Result Based Payment (RBP) Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation ( REDD) Green Climate Fund (GCF) Output 2 Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dan Wahana Mitra Mandiri sebagai lembaga Perantara. Hal itu sejalan dengan aksi menjaga emisi karbon seimbang dimana emisi karbon yang diserap sama atau lebih besar dari emisi karbon yang dikeluarkan.
Pada program penurunan emisi ini, Fayzal menjelaskan merupakan pijakan utama dari Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 untuk pengelolaan hutan lestari, tata kelola lingkungan, dan tata kelola karbon.
Sasaran yang ingin dicapai melalui implementasi rencana operasional FOLU Net Sink 2030, yaitu tercapainya tingkat emisi gas rumah kaca sebesar minus 140 juta ton karbon dioksida pada 2030.
Reporter: Enda











