Scroll Untuk Lanjut Membaca
KAB. GORONTALOKementerian ATR/BPN

Rakor Perdana GTRA 2026, Kabupaten Gorontalo Fokus Optimalkan TORA dan Atasi Konflik Agraria

×

Rakor Perdana GTRA 2026, Kabupaten Gorontalo Fokus Optimalkan TORA dan Atasi Konflik Agraria

Sebarkan artikel ini
GTRA 2026
Foto bersama usai rapat koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Gorontalo Tahun 2026. Foto/Hms

Gorontalo — Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo melaksanakan Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pelaksanaan Reforma Agraria yang berkeadilan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo, Mega Putri Sari, Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi selaku Ketua Tim GTRA Kabupaten Gorontalo. Kegiatan turut melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Kepolisian Resor Gorontalo, Kodim 1315 Kabupaten Gorontalo, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XV Gorontalo, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kanwil BPN Provinsi Gorontalo, serta berbagai unsur terkait lainnya yang tergabung dalam Tim GTRA Kabupaten Gorontalo.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo, Mega Putri Sari, menegaskan bahwa Reforma Agraria memiliki cakupan yang lebih luas dari sekadar legalisasi aset dan kepastian hukum atas tanah.

“Reforma Agraria bukan hanya tentang penataan aset dan pemberian kepastian hukum atas tanah, tetapi juga bagaimana tanah tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui penataan akses dan pemberdayaan. Oleh karena itu, keberhasilan GTRA sangat membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Mega.

Dalam forum tersebut, Tim GTRA membahas berbagai potensi objek Reforma Agraria, optimalisasi sumber Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), inventarisasi dan penyelesaian konflik agraria, hingga penguatan penataan akses.

Langkah tersebut dinilai penting agar pelaksanaan Reforma Agraria tidak berhenti pada aspek legalisasi aset, tetapi mampu membuka peluang ekonomi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta memberikan dampak sosial yang berkelanjutan.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi selaku Ketua Tim GTRA Kabupaten Gorontalo juga memberikan arahan kepada seluruh anggota tim agar memperkuat koordinasi dan memastikan setiap tahapan Reforma Agraria dilaksanakan secara terarah, terukur, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Gorontalo.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo, Mega Putri Sari menambahkan bahwa keberadaan GTRA menjadi wadah penting untuk menyatukan langkah berbagai pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi persoalan pertanahan sekaligus merumuskan solusi secara terpadu.

“GTRA menjadi wadah kolaborasi yang sangat penting untuk memastikan berbagai program Reforma Agraria dapat berjalan secara sinergis. Dengan koordinasi yang kuat, kita dapat mendorong penyelesaian permasalahan agraria sekaligus memastikan tanah yang telah ditata mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang membahas berbagai isu dan strategi pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Gorontalo. Kegiatan juga ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesepahaman dan Kesepakatan oleh Tim GTRA Kabupaten Gorontalo sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan Reforma Agraria Tahun 2026.

Melalui Rapat Koordinasi Awal GTRA Tahun 2026 ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan seluruh anggota GTRA menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan Reforma Agraria yang berkeadilan.

Tidak hanya menghadirkan kepastian hukum atas tanah dan mendorong penyelesaian berbagai permasalahan agraria, program tersebut diharapkan mampu membuka akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gorontalo secara berkelanjutan.