Dulohupa.id– Setelah melalui pertimbangan cukup panjang dan matang. Tradisi Pasar Senggol Kota Gorontalo akhirnya mendapat restu dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo. Keputusan ini diambil usai digelarnya Rapt Forkopimda yang dipimpin oleh Walikota Gorontalo, Senin (18/4) di Aula Kantor Walikota Gorontalo.
Usai rapat, Walikota Gorontalo Marten Taha mengungkapkan, keputusan ini kepentingan masyarakat Kota Gorontalo. Karena banyak pelaku UMKM di Kota Gorontalo yang sangat membutuhkan operasional pasar senggol.
“Alasan mendasar operasional pasar senggol, yakni untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Terutama pelaku UMKM yang mendesak pasar senggol ini bisa beroperasi. Sebab menjadi momen bagi mereka untuk meningkatkan perekonomian mereka, dalam rangka menghadapi idul fitri,” terang Marten.
Namun menurut Marten, Operasional Pasar Senggol di Kota Gorontalo tidak akan sama dengan tahun sebelumnya. Karena jumlah pedagang dan pengunjung terbatas.
“Pelaksanaan protokol kesehatan menjadi syarat mutlak selama kegiatan pasar senggol. Kami juga bersepakat akan membuka gerai pelaksanaan vaksinasi di pasar senggol. Misalnya kami temukan dua dari tiga pengunjung belum vaksin, maka langsung menuju ke gerai vaksin” ujarnya.
Jadi nantinya menurut Marten, Fungsi Gerai vaksin tersebut, selain menjadi tempat pelaksanaan vaksinasi. Juga akan menjadi posko keamanan.
“Pekan ini juga akan segera dibangun lapak – lapak pedagang. Tahap awal nanti pengukuran lapak pedagang dulu. Untuk kepastiannya selasa besok mulai berlangsung. Kami berharap, pedagang dan masyarakat pengunjung agar bisa bekerjasama dengan petugas dalam menaati aturan yang sudah ada,” Tegasnya.
Persentase Vaksinasi Kota Gorontalo Tertinggi Se-Gorontalo
Lebih lanjut Marten mengungkapkan, Pemberian izin operasional pasar senggol juga tidak lepas dari capaian target vaksinasi kota gorontalo. Yang saat ini menjadi yang tertinggi dari seluruh daerah di Gorontalo. Namun demikian menurut Marten, selama bulan ramadhan, Pemerintah Kota Gorontalo bersama TNI/Polri tetap gencar menggelar vaksinasi.
“Alhamdulillah di Kota Gorontalo sejak satu ramadhan, pelaksanaan kegiatan amalia ramadhan dan hari-hari besar dan sampai pada Idul Fitri mulai longgar. Kami akan membuka tempat pelaksanaan salat idul fitri di Kota Gorontalo baik di lapangan dan masjid. Dan pelaksanaan kegiatan ibadah ini, tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan pengawasan dari Satgas yang kami bentuk untuk bertugas di masing-masing masjid atau lapangan,” pungkasnya.
Redaksi











