Gorontalo – Biro SDM Polda Gorontalo melalui Bagian Psikologi melaksanakan kegiatan pemberian motivasi dan konseling kepada calon siswa (casis) yang dinyatakan tidak memenuhi syarat pada tahap tes psikologi, sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan humanis dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Gorontalo AKBP Didik Sulaiman, S.I.K., M.H., dengan menghadirkan tim psikolog untuk memberikan pendampingan secara profesional. Para casis diberikan pemahaman terkait hasil tes yang telah dilalui, sekaligus dibekali motivasi agar tetap semangat dan tidak berkecil hati.
Dalam suasana yang komunikatif dan terbuka, para casis juga diberikan ruang untuk menyampaikan perasaan serta kendala yang dihadapi selama mengikuti tahapan seleksi. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan penguatan mental serta menjadi bekal berharga bagi casis dalam menghadapi peluang di masa mendatang.
Karo SDM Polda Gorontalo Kombes Pol. Doni Wahyudi, S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan konseling ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menyelenggarakan proses seleksi yang tidak hanya transparan dan objektif, tetapi juga memperhatikan aspek kemanusiaan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap casis yang mengikuti seleksi tetap mendapatkan pembinaan dan motivasi, meskipun belum memenuhi syarat pada tahap tertentu. Kegagalan hari ini bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan diri lebih baik ke depan,” ujar Kombes Doni.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para casis dapat mengambil hikmah dari setiap proses yang telah dilalui, serta tetap memiliki semangat untuk meraih cita-cita di masa depan, baik melalui jalur Polri maupun bidang lainnya.











