Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKAB POHUWATOPOHUWATO

Jembatan Bumbulan diresmikan Bupati Pohuwato dengan Nama Baru

×

Jembatan Bumbulan diresmikan Bupati Pohuwato dengan Nama Baru

Sebarkan artikel ini
Jembatan Bumbulan
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga dan Wakil Bupati, Suharsi Igirisa beserta jajaran pemerintah daerah saat meresmikan jembatan yang berada di Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat/Hendrik Gani

Dulohupa.id – Saat ini jembatan Bumbulan yang menjadi akses jalan penghubung antara Kelurahan Pentadu dan Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat diresmikan Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga dengan nama baru, yaitu jembatan Sehat Maju dan Sejahtera (SMS).

Jembatan itu diresmikan oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga yang didampingi Wakil Bupati, Suharsi Igirisa, Anggota DPRD Pohuwato Dapil Paguat – Dengilo, Asisten, staf ahli, bersama pimpinan OPD, Camat Paguat, Selasa (21/2/2023).

Saipul Mbuinga menjelaskan, jembatan yang diberi nama sehat, maju, dan sejahtera (SMS) setelah diresmikan tidak sebatas dipergunakan oleh warga dua desa, tapi jembatan ini adalah konstruksi yang biasanya juga dipakai senagai jalan nasional.

Dirinya pun mengucap syukur Alhamdulillah, dimana jembatan ini telah terwujud sebagaimana janji kampanye mereka kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Paguat.

“Kalau di pemerintahan Syarif Mbuinga diberi nama jembatan SYAH, maka di pemerintahan kami ini diberi nama jembatan SMS,” ungkapnya.

Ia mengaku pembangunan jembatan tersebut sudah mendapat persetujuan dari DPRD Pohuwato dengan besaran anggaran Rp 14 Miliar. Karena kita tahu bersama bahwa jembatan yang direhab oleh pemerintahan Kabupaten Boalemo saat itu sudah miring akibat derasnya air sungai yang terjadi pada dua tahun lalu yang mengakibatkan salah satu tiang pancang bagian tengah ambruk.

“Sehingga pada tahun 2022 jembatan kayu tersebut diperbaiki, dan pada saat ini sudah bisa dimanfaatkan. Saya berterima kasih kepada masyarakat sekitar khususnya pemilik tanah yang sebagian dari lahan tersebut terpakai untuk pembangunan jembatan tersebut,” tandasnya.

Reporter: Hendrik Gani