Untuk Indonesia

Jelang Peringatan Anti Korupsi, Fian Hamzah: Moment Pembuktian Bagi Kejati Gorontalo

Dulohupa.id- Jelang peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia) diharapkan mampu menjadi ajang pembuktian bagi Kejaksaan Tinggi Gorontalo dalam menumpas tuntas korupsi yang semakin merajalela di Provinsi Gorontalo, hal tersebut disampaikan oleh salah satu aktivis muda Fian Hamzah, Ahad (5/12/21).

Pada wawancaranya Fian menyatakan, bahwa momentum peringatan hari anti korupsi sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember nanti, dianggap mampu menjadi ajang pembuktian bagi kejaksaan tinggi Gorontalo dalam menuntaskan perkara korupsi yang ada di Provinsi Gorontalo.

“Saya pikir moment peringatan Harkodia ini menjadi ajang pembuktian bagi Kejati Gorontalo, sebab selama ini pihak kejaksaan tinggi Gorontalo belum menunjukan performa terbaik dalam menuntaskan masalah-masalah korupsi di Gorontalo” ungkap mantan Presiden BEM UNG 2017.

Lebih lanjut Fian menuturkan, bahwa pihaknya sudah sangat sering melakukan kritik terhadap proyek bermasalah. Salah satunya yaitu Proyek Peningkatan Kenyamanan dan Keasrian Lingkungan, Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS), di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Boalemo, yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

“Saya dan beberapa rekan, sering sekali melakukan pressure soal pekerjaan Proyek Peningkatan Kenyamanan dan Keasrian Lingkungan, Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS), di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Boalemo, yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Gorontalo” ujar Fian kepada Dulohupa.id.

Ia juga menuturkan bahwa jika benar terdapat kerugian negara maka segera dilakukan tindakan tegas dalam hal ini penetapan sebagai  tersangka kepada pihak-pihak terkait.

“Kalau benar ada kerugian negara dalam proses pekerjaan itu, ya sudah segera tetapkan tersangka bagi orang-orang yang terlibat, jangan di biarkan ini berlarut-larut. Kami menantikan tindakan nyata pihak kejaksaan tinggi gorontalo. Bukan hanya selesai pada proses-proses pemeriksaan ini itu dan lain-lainya” Kata Fian Hamzah.

Tidak sampai disitu, Fian menuturkan bahwa dirinya bersama rekan-rekan akan melaksanakan aksi pada tanggal 9 desember nanti, sebagai bentuk keprihatinan terhadap lambatnya penanganan kasus korupsi di Provinsi Gorontalo, utamanya soal PJU di Kab. Boalemo. Kami akan mendorong pihak kejaksaan tinggi gorontalo segera menetapkan tersangka jika benar ada kerugian negara dalam perkara tersebut.**

Comments are closed.