Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialKOTA GORONTALOPemilu 2024PEMKOT GORONTALO

Jelang Pemilu 2024, Marten Taha Tegaskan Netralitas ASN

88
×

Jelang Pemilu 2024, Marten Taha Tegaskan Netralitas ASN

Sebarkan artikel ini
Netralitas ASN
Penandatanganan fakta integritas ASN untuk menjaga netralitas menjelang Pemilu. Foto: Diskominfo

Dulohupa.id – Dalam menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha menegaskan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah Kota Gorontalo menjaga netralitas dan tidak memihak.

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha kembali menegaskan kepada seluruh ASN agar tidak terlibat dalam politik praktir. Bahkan dirinya menyampaikan tak akan segan memberikan sanksi tegas kepada ASN yang didapati terlibat dalam kegiatan politik. Sanksi tersebut berupa penundaan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala sampai pada pemberhentian sebagai aparatur sipil negara.

“Saya tidak mau mereka mengalami hal seperti itu, saya paham betul karena saya sebagai pimpinan partai politik, tapi saya tidak pernah mau melibatkan ASN. Karena setau saya itu berat bagi mereka, kalau saya mungkin tidak ada sanksi apa-apa karena saya bukan ASN. Tapi saya sebagai pimpinan partai dan kepala daerah jabatan politik saya, sementara mereka adalah jabatan negara yang harus dijaga netralitasnya,” Jelas Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, Kamis (14/09/2023).

Oleh karena itu, pemerintah Kota Gorontalo bersama seluruh ASN menandatangani fakta integritas dan telah mengucapkan deklarasi bahwa ASN tidak akan melakukan praktek politik praktis dan bertindak netral dalam menghadapi pemilu 2024 nanti.

Marten Taha berharap dengan adanya deklarasi dan pernyataan sikap ASN, tidak hanya menjadi ceremonyal saja dan bukan hanya diatas kertas. Namun terpenting adalah implementasi dilapangan.

“Janganlah teman-teman ASN melakukan Tindakan-tindakan baik secara fisik maupun sosial media, karena itu juga akan mengakibatkan mereka diberi sanksi. Karena di sosial media pun dalam aturan KPU dan Bawaslu tidak boleh sama sekali. Pengawasan ini dilakukan dari tingkat bawah, bahkan masyarakat juga melakukan pengawasan. Sehingga saya harap mereka bisa netral dan tidak memihak kemanapun,”

Marten menilai jika ASN berurusan dengan politik, dapat mempengaruhi dan menurunkan kinerja sebagai ASN. Jika didapati akan diperingati, tapi jika telah diproses oleh Bawaslu, maka akan diserahkan kepada proses hukum yang sesuai. Bahkan Marten Taha menegaskan tidak dapat membela karena aturan yang ada jelas mengatur masalah tersebut.

“Tapi saya bersyukur sampai saat ini belum ada yang terlibat atau bermasalah dengan partai politik. Saya tidak pernah mencampur adukan urusan partai dengan pemerintahan,” Tandas Marten.

Reporter: Kris