Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
BONE BOLANGOFeatureGORONTALOPEMKAB BONE BOLANGO

Jejak Sejarah Bone Bolango Hingga Jadi Kabupaten Cemerlang

×

Jejak Sejarah Bone Bolango Hingga Jadi Kabupaten Cemerlang

Sebarkan artikel ini
Hutan Gorontalo
Suasana Gorontalo dilihat dari lokasi wisata bukit Arang Lonuo. (Dok: Dulohupa)

Dulohupa.idKabupaten Bone Bolango adalah sebuah kabupaten di Provinsi Gorontalo, Indonesia. Daerah ini merupakan hasil pemekaran Kabupaten Gorontalo tahun 2003. Sebelum menjadi Kabupaten, Bone Bolango saat itu masih mencakup 4 wilayah kecamatan yakni Suwawa, Kabila, Tapa dan Bone Pantai.

Kabupaten Bone Bolango juga menjadi saksi sejarah kemerdekaan Gorontalo pada 23 Januari 1942. Hingga saat ini Bone Bolango terus mengalami perkembangan yang begitu pesat mulai sumber daya manusia, mewujudkan Bone Bolango Cemerlang melalui generasi muda yang cerdas dan berkualitas, serta terus berupaya membangun infrastruktur yang menunjang perekonomian masyarakat.

Berbicara mengenai sejarah kemerdekaan Gorontalo, terhimpun masih banyak masyarakat Indonesia terlebih generasi milineal saat ini kurang mengetahui bahwa sebelum proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Daerah Gorontalo telah lebih dulu memproklamasikan kemerdekaan yaitu pada tanggal 23 Januari 1942. Dimana pada saat itu, bendera merah putih dikibarkan, lagu Indonesia Raya dikumandangkan dan pidato kemerdekaan diproklamasikan yang menandakan masyarakat Gorontalo berhasil merebut kemerdekaan dan bebas dari segala bentuk penjajahan.

Peristiwa tersebut dikenal sebagai gerakan Patriotik 23 Januari 1942 di Gorontalo dan dipimpin oleh seorang Petani-Pejuang Nani Wartabone (1908-1986) yang mendapat gelar pahlawan Nasional pada Tahun 2003. Pada saat itu, Nani Wartabone bersama massa pemuda tani bergerak dari Kecamatan Suwawa hingga masuk ke Kota Gorontalo sambil bertakbir. Pasukan rakyat terus bertambah dengan bergabungnya rombongan pemuda dari berbagai daerah lainnya, hingga setelah subuh Nani Wartabone mendatangi rumah Kusno Danupoyo dan memberitahukan rencananya untuk merebut kekuasaan bersama pasukan rakyat.

Hari Patriotik 23 Januari Gorontalo
Proklamasi Kemerdekaan Gorontalo pada tanggal 23 Januari 1942 dibacakan oleh Pahlawan Nasional Nani Wartabone di depan Kantor Pos, Kota Gorontalo. (Wikipedia)

Sejak awal jejak sejarah perjuangan Nani Wartabone dalam merebut kemerdekaan, Bone Bolango tercatat menjadi daerah yang sangat strategis dan memberikan peran yang penting dalam setiap gerakan yang dilakukan oleh pasukan rakyat Gorontalo.  Setelah perjuangan yang begitu panjang hingga pada saat wafatnya pahlawan Nani Wartabone jenazahnya diantarkan oleh ribuan warga Gorontalo di Desa Kelahirannya di Desa Bube, Suwawa, Bone Bolango.

Atas kemerdekaan ini, masyarakat Gorontalo terus memperingatinya di setiap tanggal 23 Januari. Pada tanggal 23 Januari kemarin, pelaksanaan upacara hari Patriotik kali ini dinilai berbeda dengan peringatan sebelumnya. Dimana pada peringatan kali ini berlokasi di Kabupaten Bone Bolango dan dianggap sebagai sesuatu yang istimewa, sebab Kabupaten Bone Bolango dikenal sebagai daerah yang menjadi lintas sejarah perjuangan pahlawan Nani Wartabone dalam membawa kemerdekaan masyarakat Gorontalo.

Bendera Hari Patriotik
Pembentangan Bendera Merah putih sepanjang 23 meter di Halaman Kantor Bupati Bone Bolango usai pelaksanaan Upacara Patriotik 23 Januari 1942 ke-81. Foto: Kris/Dulohupa

Momentum itu mendapat perhatian dari Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer. Dirinya mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut menjadi potret sikap nasionalisme dan patriotic yang sangat besar dari pejuang Gorontalo untuk tetap memilih bergabung dengan Negara Indonesia.

Jejak sejarah Kemerdekaan Gorontalo menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Gorontalo, khususnya masyarakat Bone Bolango yang memiliki begitu banyak sejarah yang ditinggalkan oleh para pejuang, terutama pahlawan Nasional Nani Wartabone yang berasal dari Suwawa. Sehingga hal tersebut menjadi satu pemantik semangat untuk terus menjaga dan membangun daerah menjadi lebih baik. Hal ini sebagai bentuk implementasi dari apa yang diharapkan oleh para pahlawan yang telah memberikan kemerdekaan.

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango hingga saat ini terus menunjukan perkembangan yang begitu pesat dari berbagai sektor. Kabupaten Bone Bolango merupakan daerah yang memiliki kawasan hutan yang sangat luas dengan sumber daya alam yang begitu melimpah, serta terus bergerak dalam membangun berbagai infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia yang berkompeten.

Tepat pada 27 Januari 2023 mendatang, Kabupaten Bone Bolango telah menginjak usia yang ke-20 Tahun. Iiusia yang yang tidak lagi muda tersebut, pemerintah Kabupaten Bone Bolango berhasil  menjadi daerah yang mampu bersaing dengan daerah Kabupaten/Kota Di Provinsi Gorontalo, bahkan mampu menunjukan prestasi yang gemilang di kanca nasional maupun regional.

Tercatat, Bone Bolango pernah menjadi daerah pengendali inflasi terbaik di kawasan Indonesia timur. Bukan hanya itu, Bupati Bone Bolango Hamim Pou turut menorehkan banyak prestasi untuk Bone Bolango yaitu salah satunya adalah anugrah Dwija Praja Nugraha yang diberikan oleh Pengurus Pusat PGRI. Bupati Hamim diberi penghargaan sebagai kepala daerah yang memberikan perhatian lebih pada bidang Pendidikan di Kabupaten Bone Bolango. Memang benar adanya, bahwa Pemerintah setempat selalu mengedepankan pendidikan dengan memberikan berbagai beasiswa dan terus menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai pihak.

Berbagai  Pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum juga terus dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bone Bolango, mulai dari pembenahan Rumah sakit Toto Kabila, pembangunan Gelanggang Olahraga hingga pembangunan bendungan Bulango Ulu  yang saat ini tengah dalam tahap pengerjaan. Pembangunan infrastruktur tersebut tidak lain adalah untuk kepentingan seluruh masyarakat Bone Bolango. Bahkan Bupati Hamim disebut sebagai pahlawan anak Yatim karena setiap tahunnya memperingati Hari anak yatim yang biasa dilaksanakan pada tanggal 11 Januari.

Kantor Bupati Bone Bolango/FOTO: Wawan Akuba
Kantor Bupati Bone Bolango (Dok: Dulohupa)

 

Peduli Anak Yatim
Bupati Bone Bolango Hamim Pou bersama jajaran saat memberikan bingkisan kepada para anak yatim pada taanggal 11 Januari 2023. Foto: Kris/Dulohupa

Disisi lain Bone Bolango dikenal sebagai salah satu daerah yang banyak memiliki potensi wisata alam yang tidak kalah saing dengan objek wisata daerah lainnya. Mulai dari wisata alam perbukitan, wisata bahari atau pesisir maupun objek wisata berupa peninggalan sejarah dan wisata kebudayaan. Wisata hiu paus Botubarani, wisata alam bukit arang, wisata shava beach resort, benteng Ulanta dan banyak lagi wisata alam yang menyuguhkan keasrian dan kelestarian lingkungan yang ada di Kabupaten Bone Bolango.

Wisata Hiu Paus
Penyelam membentangkan spanduk peringatan hari Patriotik 23 Januari di Loaksi wisata Hiu Paus (Dok: Dulohupa)

Namun tidak dapat dipungkiri, diumur yang ke-20 Tahun ini, masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu dibenahi oleh pemerintah Kabupaten Bone Bolango, pemerataan pembangunan infrastuktur disetiap plosok daerah juga  harus menjadi perhatian dari pemerintah. Penurunan angka kemiskinan masih harus dilakukan penekanan dan intervensi.

Diluar daripada itu, pemerintah Kabupaten Bone Bolango harus lebih memperhatikan kebijakan tata kelola sumber daya alam yang ada tanpa menimbulkan dampak lingkungan yang siginifikan yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Salah satu masalah pemanfaatan sumber daya alam yang perlu tata dengan baik adalah persoalan kawasan pertambangan yang berada dalam kawasan hutan lindung atau dalam Taman nasional.

Penulis: Kris