Untuk Indonesia

Jauh Dari Indonesia, BMKG Tetap Imbau Masyarakat Waspadai Siklon Tropis Surigae

Dulohupa.id- Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Gorontalo, Noval Arifrohman mengungkapkan, bahwa siklon tropis 94w yang kini menjadi Siklon Tropis Surigae telah menjauhi wilayah Indonesia. Meski begitu, siklon ini tetap saja berdampak secara tidak langsung untuk Gorontalo. 

“Yah, lumayan jauh dari kita. (posisinya) di utara Papua, bergerak ke atas, ke barat hingga barat laut mendekati Filipina. Tapi memberi dampak secara tidak langsung bagi kita (Gorontalo),” ujar Noval, Sabtu (17/4). 

Dampak secara tidak langsung itu menurut Noval berupa petir, angin kencang, serta peningkatan curah hujan dan tinggi gelombang air laut. 

“Dampaknya untuk Gorontalo, dia (Siklon Tropis Surigae) secara tidak langsung, seperti peningkatan curah hujan, angin kencang, petir, kemudian adanya peningkatan tinggi gelombang. Peningkatannya itu (mencapai) 1,25 sampai 2.5 meter di perairan Utara Sulawesi,” jelasnya.

Melihat kondisi itu ia meminta, untuk masyarakat tetap waspada. Terutama untuk angin kencang, ia meminta agar memperhatikan pohon-pohon yang rapuh dan mudah roboh, agar tidak justru menimpa masyarakat maupun kendaraan. 

“Hal yang perlu diwaspadai, (adalah) menebang pohon yang mudah patah, membersihkan bangun-bangunan yang gampang roboh, (jika) kena angin kencang,” imbaunya.

Reporter: Faisal Husuna

Comments are closed.