Dulohupa.id- Penantian warga untuk perbaikan jalan Desa Huidu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo kian panjang. Sebab, hingga saat ini, tak ada tanda-tanda jalan yang sudah rusak beberapa tahun itu untuk diperbaiki.
Pantauan dulohupa.id, sekitar pukul 09.30 WITA jalan alternatif menuju Bundaran Ketupat di Limboto Barat tersebut, sudah berlubang dan tergenang air.
Akibatnya, para pengendara yang lewat di area tersebut, sangat berhati-hati. Bahkan, warga setempat juga memasang palang di plat deker di perbatasan antara Desa Huidu dengan Desa Ombulo. Palang itu berisi peringatan kerusakan jalan.

Yudin Djafar (25) asal Desa Huidu mengungkapkan, beberapa bulan yang lalu ada petugas datang untuk mengukur, tapi nyatanya sampai sekarang belum juga ada pekerjaan untuk perbaikan jalan.
“Solama (sudah lama) jalan ini rusak pak, perkiraan ada tiga tahunan. Waktu lalu (bulan lalu) juga ada yang datang untuk mengukur jalan. Tapi belum ada perbaikan sampai hari ini, bo (cuman) habis di janji,” ungkap Yudin saat ditemui Dulohupa.id tidak jauh dari lokasi tersebut, Senin (30/8/2021).
“Kalau plat deker kemungkinan sudah satu tahun pak, kalau dibiarkan pasti mo rubuh itu plat deker,” tambah Ridwan.
Hal senada juga yang dikatakan Rusni Mansur (21), bahwa banyak pengendara yang sudah mengalami kecelakaan di area tersebut, baik itu kendaraan roda tiga maupun roda, ada juga yang ban mobilnya bocor saat melintas di area tersebut.
“So (sudah) banyak pak yang jaga cilaka (kecelakaan) di sini, apalagi kalau hujan pak, parah sekali jalan ini pak, mudah-mudahan cepat diperbaiki,” ujarnya.
Sementara Kepala Desa Huidu, Muthar Mohune mengatakan, memang jalan menuju Bundaran Ketupat sudah rusak dari empat tahun silam, dan memang sudah banyak yang mengalami kecelakaan di area tersebut. Tapi di tahun 2021 ini jalan tersebut sudah dianggarkan melalui DAK atau DAU dengan nominal Rp. 10 miliar.
“Kami (pemerintah desa) sudah mendapatkan pemberitahuan dari pihak PU Kabupaten Gorontalo bahwa di tahun ini akan segera diperbaiki dan kemungkinan akan berjalan September mendatang,” ungkap dia.
Terakhir Muthar berpesan kepada warga setempat agar kiranya bersabar. “Untuk persoalan perbaikan jalan ini, masyarakat setempat saya mohon bersabar, dan pastinya perbaikan jalan itu pasti segera dilakukan,” tutup Muthar.











