Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
PERISTIWA

Jadi Owner Investasi Bodong, Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato Dicopot

×

Jadi Owner Investasi Bodong, Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato Dicopot

Sebarkan artikel ini
Kantor Bawaslu Kabupaten Pohuwato/Hendrik Gani

Dulohupa.id – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato, Zubair Mooduto dicopot dari jabatannya karena terlibat kasus bisnis investasi bodong.

Dalam bisnis tersebut Zubair Mooduto sendiri yang menjadi owner, itu terungkap setelah beberapa warga yang mengaku menginvestasikan dana ke dirinya menuntut sebab investasi forex yang dijalankan tersebut stak atau kalah.

Sementara itu, jabatan Ketua Bawaslu Pohuwato saat ini dijabat oleh Ramlan, dikonfirmasi pada Rabu (12/1/2022) Ramlan membenarkan hal tersebut, bahwa yang mana ketua Bawaslu Pohuwato yang lama digantikan olehnya.

“Setelah dimintai klarifikasi oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo, dan dengan apa yang menimpah teman saya tidak lain adalah Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato, maka Bawaslu provinsi menyarankan dan mengambil langkah-langkah agar bagaimana lembaga itu tidak terlibat dalam hal-hal seperti itu, dan ketua Bawaslu Pohuwato digantikan oleh saya,” ungkap Ramlan.

Zubair Mooduto saat dikonfirmasi secara terpisah juga membenarkan hal tersebut, bahwa dirinya memang betul menjalankan bisnis investasi forex.

“Terkait dengan apa yang terjadi saat ini pada prinsipnya saya pribadi bertangungjawab penuh dan juga bertanggungjawab atas modal dari member yang sudah dipercayakan ke saya, dan seperti apa yang saya sudah sampaikan bahwa saya akan mengembalikan modal dengan kurun waktu tiga bulan,” ungkap Zubair Mooduto yang menjadi owner investasi bodong.

Dirinya juga menambahkan bahwa pada prinsipnya kejadian tersebut adalah urusan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan lembaga.

Iapun mengaku, yang menjadi member dalam bisnis investasi forex tersebut kurang lebih hampir 100 orang dan hanya diruang lingkup keluarga.

“Member saya hanya seratusan dan paling banyak adalah keluarga, karena awalnya kan hanya dilingkaran keluarga, tapi karena ada yang mau sama-sama. ya, tak masalah,” ucapnya.

Dirinya juga saat ini sudah tidak lagi menjabat ketua Bawaslu Pohuwato dan saat ini dirinya menjadi anggota. Dirinya mengaku itu diambil karena Bawaslu Provinsi Gorontalo memberikan ruang kepada dirinya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Saat ini saya sebagai anggota (Bawaslu). Memang sudah seperti itu, agar supaya saya punya ruang yang banyak untuk menyelesaikan masalah ini,” imbuhnya.

Reporter: Hendrik Gani