Dulohupa.id- Meski belum mengantongi izin dari pemerintah setempat, namun Indomaret diduga mulai mendistribusikan barang ke Pohuwato.
Adapun dugaan itu setelah sebelumnya diketahui salah satu mobil pengangkut barang (mobil box) Indomaret diketahui memasuki Pohuwato dan melakukan penimbangan di jembatan timbang Marisa.
Adjis Ibrahim, Penyidik Jembatan Timbang Marisa Kementerian Perhubungan Balai 21 Provinsi Gorontalo, membenarkan hal tersebut, sebab mobil angkutan barang milik Indomaret tersebut, Kamis malam kemarin (25/11) melakukan penimbangan.
“Iya semalam mobil barang Indomaret masuk ditimbangan ini, mereka juga mengaku bahwa mereka karyawan Indomaret,” ujar Adjis Ibrahim.
“Mobil yang masuk ada dua unit, yang satunya membawa alat instalasi listrik dan yang kedua mobil box, tapi mobil kedua tersebut tidak sempat kita periksa isinya,” tambah dia.
Adjis Ibrahim juga mengaku, salah satu dari kedua mobil tersebut sempat ditilang, karena tidak memiliki buku uji kendaraan bermotor (buku KIR).
“Mobil yang mengangkut alat instalasi listrik tersebut kita tilang, karena tidak memiliki buku KIR, dan untuk mobil box kita tidak periksa karena surat kendaraannya lengkap,” ujarnya.
Adjis Ibrahim juga mengaku kaget karena karyawan Indomaret tersebut mengaku bahwa Indomaret akan segera dibuka di Pohuwato.
“Saya juga kaget, mereka menyebut bahwa di Pohuwato akan masuk perusahaan Indomaret. Akan tetapi persoalan izin, bahwa yang mana pemerintah daerah belum memberikan izin, itu saya tidak tahu,” imbuhnya.
Hingga berita ini dimuat, jurnalis dulohupa.id sedang berusaha mengonfirmasi perihal distribusi barang itu ke pihak Indomaret. Sejumlah nomor coba dihubungi, namun tidak dijawab.
**











