Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMPROV GORONTALO

Gusnar Paparkan Program Prioritas dan Penanganan Infrastruktur ke Kementerian PUPR

×

Gusnar Paparkan Program Prioritas dan Penanganan Infrastruktur ke Kementerian PUPR

Sebarkan artikel ini
Program Gorontalo
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat bertemu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo di ruang rapat Menteri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto/Diskominfotik

Jakarta – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Kamis (08/05/2025). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur diterima langsung oleh Menteri PUPR, Dody Hanggodo.

Pertemuan itu turut dihadiri oleh para kepala daerah dari kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo. Agenda utama yang dibahas adalah percepatan penanganan infrastruktur pascabencana di wilayah Gorontalo.

Gusnar menyampaikan perkembangan terkini terkait sejumlah proyek strategis, termasuk perbaikan jalan dan pelaksanaan program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

“Kami menyampaikan progres terbaru terkait penanganan jalan dan infrastruktur pascabencana. Alhamdulillah, Kementerian PUPR mendukung melalui penyediaan alat berat dan fasilitas lainnya untuk mempercepat pekerjaan di lapangan,” ujar Gusnar.

Gusnar berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, khususnya dalam membangun kembali akses jalan yang terputus dan memperkuat tanggul sungai.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar program strategis dan bantuan infrastruktur dapat menjangkau seluruh wilayah,” tandasnya.

Adapun program pertama yang disampaikan adalah penyelesaian Waduk Bolango Ulu yang progresnya telah mencapai sekitar 75–80 persen menjelang tahap penggenangan. Selanjutnya, Gubernur menyoroti pembangunan jaringan irigasi sekunder dan tersier yang berpotensi membuka lahan pertanian baru seluas 7.000 hektare. Saat ini, sebagian saluran sudah terbangun, namun masih ada bagian yang belum dilanjutkan pembangunannya.

Program ketiga adalah pembangunan jalan layang Simpang Lima Telaga untuk mengatasi kemacetan parah pada jam-jam sibuk. Proyek keempat adalah pembangunan segmen ketiga Gorontalo Outer Ring Road (GORR) yang akan menghubungkan wilayah perkotaan hingga kawasan wisata hiu paus. Gusnar menjelaskan bahwa pembahasan pembebasan lahan segmen ini sudah dilakukan sejak masa kepemimpinan sebelumnya bersama Presiden.

“Keempat adalah pembangunan jalan GOR segmen ketiga yang dibangun pada tahun 2021, 2022, 2023. Segmen ketiga ini sudah dimulai gubernur sebelumnya dan sudah rapat bersama Bapak Presiden menyangkut pembebasan lahan. Segmen tiga ini akan berakhir di lokasi wisata hiu paus yang saat ini berkembang dan mudah-mudahan bisa masuk dalam program prioritas kami,” jelas Gusnar.

Selain itu, Gusnar juga menyampaikan pentingnya pemeliharaan jalan dan jembatan nasional sebagai program kelima. Program keenam dan ketujuh meliputi penyediaan air minum serta sanitasi berbasis masyarakat melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). Terakhir, Gubernur mengusulkan pembangunan sumur bor untuk mendukung irigasi lahan pertanian yang sering mengalami kekurangan pasokan air di musim kemarau.

Gusnar berharap seluruh program tersebut dapat masuk dalam prioritas Kementerian PUPR untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu, Menteri Dody menyambut baik usulan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo. Ia memastikan bahwa Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga dan Dirjen Sumber Daya Air yang akan berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Gorontalo.

Redaksi