Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
HEADLINEPEMPROV GORONTALO

Gusnah-Idah dan Unsur Forkopimda Rapat Bersama Mahasiswa di Lokasi Demo

×

Gusnah-Idah dan Unsur Forkopimda Rapat Bersama Mahasiswa di Lokasi Demo

Sebarkan artikel ini
Demo Gorontalo
Gubernur, Gusnar Ismail, Wakil Gubernur, Idah Syahidah Rusli Habibie, Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Drs. Widodo, dan Ketua DPRD, Thomas Mopili saat Duduk Bersama Mahasiswa Menggelar Rapat Jalanan. foto/Hendrik Gani

Dulohupa.id – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail didampaingi Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, Kapolda Irjen Pol Drs. Widodo, Ketua DPRD, Thomas Mopili sambangi massa aksi demo aliansi merah maron Mahasiswa UNG di Bundaran Saronde, Senin (1/9/2025).

Kedatangan para petinggi ini sempat membuat sejumlah massa aksi buyar dan memperhatikan kedatangan mereka. Namun hal itu disatukan kembali oleh orator yang berada di mobil komando.

Awalnya, Gubernur, Kapolda, dan Ketua DPRD aaat tiba di titik aksi, mereka masih mendengar orasi dari Mahasiswa UNG yang terus berjalan tanpa mengindahkan kehadiran para petinggi di Provinsi Gorontalo.

Setelah setengah jam kemudian, Gubernur, Wakil Gubernur, Kapolda, dan Ketua DPRD Gorontalo mendatangi massa aksi. Seketika simpang empat bundaran patung saronde di Kota Gorontalo menjadi ruang rapat bersama.

Adapun sejumlah tuntutan massa aksi yaitu, meminta Gubernur Gorontalo bersama ketua DPRD untuk mereformasi institusi Polri serta mendesak Kapolri untuk mengundurkan diri jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tindakan represif aparat kepolisian dalam pengamanan demonstrasi di Indonesia.

Meminta DPRD Provinsi Gorontalo melakukan pengawasan secara transparan dan akuntabel terutama pada isu lingkungan hidup, eksploitasi sumber daya alam, pertambangan ilegal, praktik illegal fishing, dan pelanggaran kawasan konservasi laut.

Tak hanya itu, massa aksi juga meminta ketua DPRD untuk membuka secara resmi hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) pertambangan di DPRD Gorontalo kepada publik di kampus kerakyatan Universitas Negeri Gorontalo. Serta menindaklanjuti perusahaan yang telah terbukti merusak lingkungan dan mengancam ruang hidup masyarakat.

“Dengan ini saya menyatakan tuntutan itu saya terima. Saya akan menyampaikan surat pengantar khusus langsung kepada bapak Mendagri sebagai atasan saya dan tembusan kepada bapak Presiden Prabowo,” tegas Gusnar.

“Tuntutan ini sudah kami tandatangani dengan penegasan akan ditindaklanjuti,” pungkas Gusnar pada aksi demonstrasi yang berakhir damai itu.

Reporter: Hendrik Gani