Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOPEMPROV GORONTALO

Gubernur Gusnar Perjuangkan Infrastruktur Terdampak Bencana, BNPB Segera Tindak Lanjuti 

×

Gubernur Gusnar Perjuangkan Infrastruktur Terdampak Bencana, BNPB Segera Tindak Lanjuti 

Sebarkan artikel ini
Gubernur Gusnar
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bertemu dengan Kepala BNPB Suharyanto di Jakarta. Foto/Diskominfotik

Gorontalo — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail berhasil memperjuangkan percepatan pembangunan sejumlah infrastruktur yang rusak akibat bencana alam di sejumlah wilayah Gorontalo. Kepastian tersebut diperoleh setelah Gusnar bertemu dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin (10/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, BNPB menyampaikan bahwa usulan Pemerintah Provinsi Gorontalo terkait pembangunan kembali infrastruktur yang terdampak bencana telah masuk dalam proses perencanaan keuangan pada Agustus 2026.

Gubernur Gusnar mengatakan, proses administrasi dan perencanaan keuangan tersebut ditargetkan rampung pada akhir Agustus sehingga pembangunan dapat segera dilaksanakan.

“Pertemuan tadi mengonfirmasi kembali usulan yang pernah kami ajukan ke BNPB terkait dengan kejadian bencana di Provinsi Gorontalo. Sudah ada konfirmasi dari Kepala BNPB untuk segera dilaksanakan, hingga ada beberapa administrasi yang berkaitan dengan keuangan harus diselesaikan. Direncanakan Agustus akhir sudah bisa kita laksanakan,” ujar Gusnar usai pertemuan.

Sementara Bupati Boalemo Rum Pagau yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, terdapat empat jembatan di wilayah Kabupaten Boalemo yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Menurut Rum, pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan kembali empat jembatan tersebut kepada BNPB sejak sekitar setahun lalu.

“Khusus di Kabupaten Boalemo ada empat jembatan yang sudah kami usulkan. Alhamdulillah Kepala BNPB menyampaikan bulan ini perencanaan keuangan akan selesai,” kata Rum.

Rum berharap proses tersebut segera ditindaklanjuti sehingga pembangunan infrastruktur dapat dilakukan dan akses masyarakat yang terdampak bisa kembali normal.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNPB Suharyanto memastikan usulan pembangunan infrastruktur terdampak bencana di Gorontalo akan menjadi salah satu prioritas untuk ditindaklanjuti.

Komitmen tersebut disampaikan di tengah kondisi efisiensi anggaran dan banyaknya daerah di Indonesia yang juga mengajukan pembangunan kembali infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Gubernur Gusnar sebelumnya juga telah melihat langsung kondisi infrastruktur yang rusak saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Boalemo beberapa hari lalu. Salah satunya adalah jembatan di Desa Harapan, Kecamatan Wonosari.

Melihat kondisi tersebut, Gusnar menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan kembali infrastruktur dasar yang rusak agar aktivitas dan mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar.

Selain empat jembatan di Kabupaten Boalemo, Pemerintah Provinsi Gorontalo juga mengusulkan pembangunan dua jembatan, dua talud, dan dua tanggul yang tersebar di Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, dan Kota Gorontalo.

Dalam pertemuan dengan Kepala BNPB tersebut, Gubernur Gusnar didampingi Bupati Boalemo Rum Pagau, Kepala BPBD Provinsi Gorontalo Rusli W. Nusi, serta Kepala BPBD Kabupaten Boalemo Roslina Karim.

Dengan adanya kepastian dari BNPB tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur yang rusak akibat bencana dapat segera direalisasikan sehingga akses transportasi dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak kembali normal.