Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

Gelar Hajatan di Tengah Pandemi, Pemkab Pohuwato: Dibatasi Kuota Undangan

Dulohupa.id- Masyarakat Kabupaten Pohuwato diimbau membatasi jumlah undangan dalam setiap hajatan. Hal itu agar tak terjadi risiko penularan COVID-19, apalagi sampai menimbulkan klaster baru kasus penularan penyakit akibat virus SAR-COV-2 tersebut.

“Masyarakat yang mengadakan pesta ataupun doa saat sekarang ini harus mematuhi protokol kesehatan, juga akan dibatasi kuota undangan yang hadir,” ujar Ramon kepada Dulohupa.id, Selasa (3/11).

Pembatasan kuota undangan yang hadir ini, kata Ramon merujuk pada Peraturan Bupati (Perbub) Pohuwato Nomor 52 tentang Penegakan dan Pendisiplinan Protokol Kesehatan.

Dalam perbub tersebut, juga diatur waktu pelaksanaan hajatan. Misalnya saja, tidak mengizinkan hajatan di malam hari.

“Malam hari tidak diizinkan masyarakat menggelar pesta atau hajatan. Karena ada aturan dari pemerintah daerah yang tidak mengizinkan pesta di malam hari, apalagi masih suasana pandemi.”

Selain itu,“acara hajatan atau pernikahan yang dilaksanakan dalam di gedung itu, kami berikan izin maksimal hanya bisa diisi oleh 50 orang dan kalau dilaksanakan di luar gedung kami batasi sampai 100 orang,” tambah Ramon.

Kata Ramon lagi, masyarakat yang ingin meminta izin kepada pihak kepolisian untuk mengadakan kegiatan hajatan selama pandemi sekarang ini, harus mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas COVID-19 itu sendiri.

“Masyarakat yang ingin mengadakan kegiatan dan meminta izin kepada pihak kepolisian harus sepengetahuan gugus tugas ataupun mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas, jika tidak mendapatkan rekomendasi pihak kepolisian tidak akan memberikan izin kegiatan,” tegas Ramon.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
*Liputan untuk Program Fellowship Perubahan Perilaku Kolaborasi Dewan Pers dan Satgas Pencegahan COVID-19
Reporter: Zulkifli Mangkau