Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALO UTARAHEADLINEPERISTIWA

Fenomena Udang Naik ke Darat, Ini Penjelasan BMKG Gorontalo

842
×

Fenomena Udang Naik ke Darat, Ini Penjelasan BMKG Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Angin Kencang
Koordinator Data dan Informasi BMKG Gorontalo, Sayid Mahadir. Foto/Ist

Dulohupa.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo memberikan penjelasan terkait fenomena jutaan ekor udang naik ke darat yang terjadi Desa Buladu, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Gorontalo, Sayid Mahadir mengatakan, fenomena tersebut ada beberapa hal kemungkinan menjadi penyebabnya yakni adanya perubahan lingkungan, pola imigrasi dan gangguan manusia.

Sayid menjelaskan, udang naik ke permukaan bisa saja terjadi karena perubahan Lingkungan di sekitar muara sungai mengalami perubahan drastis, seperti perubahan suhu air, kadar oksigen, atau tingkat salinitas.

“Sehingga udang dapat merasakan ketidaknyamanan dan mencari tempat yang lebih sesuai. Ini bisa menyebabkan mereka bergerak ke daerah yang berbeda atau mencoba beradaptasi dengan kondisi baru yang lebih baik di daratan,” ujar Sayid dalam laporannya kepada Dulohupa, Rabu (24/5/2023).

Berikutnya pola Migrasi, kata Sayid, beberapa spesies udang memiliki pola migrasi yang kompleks dan dapat berpindah dari muara sungai ke perairan terbuka maupun sebaliknya. Faktor-faktornya seperti pasang surut, musim berkembang biak, atau pencarian makanan dapat mempengaruhi pola migrasi ini.

“Jika ada perubahan dalam faktor-faktor ini, udang mungkin terdorong untuk bergerak ke daratan,” paparnya.

Kemudian adanya gangguan Manusia seperti mencemarkan muara sungai yang bisa mempengaruhi perilaku udang. Jika habitat udang di muara sungai terganggu atau tercemar, udang akan mencari tempat yang lebih aman di daratan.