Dulohupa.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo memberikan penjelasan terkait fenomena jutaan ekor udang naik ke darat yang terjadi Desa Buladu, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara.
Koordinator Data dan Informasi BMKG Gorontalo, Sayid Mahadir mengatakan, fenomena tersebut ada beberapa hal kemungkinan menjadi penyebabnya yakni adanya perubahan lingkungan, pola imigrasi dan gangguan manusia.
Sayid menjelaskan, udang naik ke permukaan bisa saja terjadi karena perubahan Lingkungan di sekitar muara sungai mengalami perubahan drastis, seperti perubahan suhu air, kadar oksigen, atau tingkat salinitas.
“Sehingga udang dapat merasakan ketidaknyamanan dan mencari tempat yang lebih sesuai. Ini bisa menyebabkan mereka bergerak ke daerah yang berbeda atau mencoba beradaptasi dengan kondisi baru yang lebih baik di daratan,” ujar Sayid dalam laporannya kepada Dulohupa, Rabu (24/5/2023).
Berikutnya pola Migrasi, kata Sayid, beberapa spesies udang memiliki pola migrasi yang kompleks dan dapat berpindah dari muara sungai ke perairan terbuka maupun sebaliknya. Faktor-faktornya seperti pasang surut, musim berkembang biak, atau pencarian makanan dapat mempengaruhi pola migrasi ini.
“Jika ada perubahan dalam faktor-faktor ini, udang mungkin terdorong untuk bergerak ke daratan,” paparnya.
Kemudian adanya gangguan Manusia seperti mencemarkan muara sungai yang bisa mempengaruhi perilaku udang. Jika habitat udang di muara sungai terganggu atau tercemar, udang akan mencari tempat yang lebih aman di daratan.
“Akan tetapi dari yang kami sampaikan perlu dilakukan penelitian dan pengkajian ulang terkait kondisi tersebut. Apakah udang yang muncul bersumber dari pipa tambak atau tidak,” ucapnya.
Sementara menanggapi segelintir masyarakat yang menganggap fenomena sebagai pertanda buruk, pihak BMKG belum memastikan hal itu.
“Kami tidak bisa memastikan hal itu, karena perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap fenomena tersebut pak,” tandas Sayid.


Sebelumnya video viral di media sosial memperlihatkan jutaan udang kecil naik ke darat yang terjadi di Desa Buladu, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara. Di lokasi tersebut tampak udang berjalan berkelompok di salah satu pekarangan rumah warga setempat.
Warga lantas berusaha menangkap udang-udang tersebut, sementara warga lainnya tampak mengabadikan fenomena langka tersebut.
Menurut warga setempat, Kahar Mantulangi yang merekam fenemone itu menjelaskan, udang-udang kecil ini muncul dari pipa saluran air yang bocor dari salah satu rumah warga pada Selasa, (23/5/2023) sekitar pukul 17.00 Wita.
Kahar bersama warga lainnya merasa kaget karena udang yang biasa hidup di muara sungai ini tiba-tiba sudah muncul di permukaan. Padahal jarak muara masih sekitar satu kilometer dari lokasi munculnya udang.
“Udang Ini muncul dari lubang pipa yang bocor. Saya tidak tahu sampai bagaimana udang ini bisa tembus kesini. Memang pipa ini tersambung dari mata air di pegunungan. Muaranya tidak jauh dari pegunungan, bisa jadi udang masuk dari pipa yang berada di pegunungan dan tembus kesini,” ujar Kahar.
Fenomena ini kata Kahar, baru pertama kali terjadi di wilayah tersebut. Meskipun di Wilayah Sumalata Timur saat ini musim udang, tapi tidak sebanyak yang muncul kemarin.
“Udang halus ini biasa dibikin umpan untuk memancing di laut. Biasa juga dikonsumsi warga setelah udang dikeringkan, kalau disini bilang udang Ebi,” ujar Kahar.
Reporter: Enda











