Dulohupa.id – Wakil Gubernur Idah Syaidah Rusli Habibie mengadakan pertemuan dengan Yayasan Pena Kehidupan untuk membahas pelaksanaan keberangkatan Duta Kesehatan Provinsi Gorontalo, Selasa (09/9/2025).
Pertemuan ini merupakan langkah awal setelah audiensi sebelumnya dengan Gubernur Gusnar, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
Putri Diva Ambriani, Duta Kesehatan Gorontalo yang akan mewakili provinsi di tingkat nasional, menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah dan berbagai stakeholder.
“Kami berharap dukungan ini dapat menambah energi dan semangat kami dalam menggaungkan isu-isu kesehatan, baik fisik maupun mental,” ungka Putri.
Isu kesehatan mental menjadi perhatian utama, terutama setelah Gorontalo menghadapi masalah kesehatan mental yang serius dalam beberapa tahun terakhir. Yayasan Pena Kehidupan berharap Duta Kesehatan dapat berfungsi sebagai agen perubahan dan panutan di kalangan remaja, serta mensosialisasikan pentingnya kesehatan dan upaya untuk menurunkan angka stunting di provinsi ini.
Usai pertemuan, Wakil Gubernur Ida Saida memberikan respon positif terhadap program ini, menegaskan dukungan penuh dari pemerintah dan mengajak Dinas Kesehatan untuk berkoordinasi. Sinergi antara Duta Kesehatan dan Dinas Kesehatan sangat penting untuk memastikan arah kebijakan kesehatan yang jelas dan terarah.
Duta Kesehatan Provinsi Gorontalo akan berangkat ke Bali untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional pada tanggal 13 November, dengan grand final dijadwalkan pada 16 November. Tiga pasangan pemenang akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Yayasan Pena Kehidupan berharap inisiatif ini mampu memotivasi generasi muda di Gorontalo untuk berprestasi dan berkarya, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu kesehatan yang penting.
Reporter: Maya











