Dulohupa.id – Panitia Pokja Result Based Payment (RBP) Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation ( REDD) Green Climate Fund (GCF) Output 2 Provinsi Gorontalo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) siapkan sejumlah pemateri dalam kegiatan penghitungan cadangan karbon bagi seluruh staf Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang tersebar di Provinsi Gorontalo, Selasa (28/10/2025).
Sekretaris Dinas LHK, Syahbuddin Buata mengatakan adapun pemateri pada pelatihan ini berasal dari unsur akademisi yang berfokus pada Lingkungan Hidup dan Instansi Pemerintah Provinsi Gorontalo. Tujuan kegiatan ini adalah memaksimalkan target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) melalui penguatan kapasitas, aksi di tingkat tapak, dan kebijakan untuk pengelolaan hutan lestari di Provinsi Gorontalo.
Berikut sejumlah pemateri dalam Pelatihan Penghitungan Cadangan Karbon:
1. Fayzal Lamakaraka, S.STP, MM ( Kepala Dinas LHK Provinsi Gorontalo)
Materi: Kebijakan lingkungan hidup dan kehutanan dalam ketahanan iklim
Di provinsi Gorontalo
2. Nasruddin, SKM, MSI (Kepala Bidang Penataan, Penaatan dan Peningkatan Kapasitas DLHK Provinsi Gorontalo)
Materi: Metode dan Tehnik Inventarisasi Cadangan Karbon
3. Winardi Dayi, ST, MT ( Kepala Bidang Infrastruktur Kewilayahan Bapppeda Provinsi Gorontalo)
Materi: Pelaporan Emisi Gas Rumah Kaca (Grk) Dan Penyusunan Dokumen Aksi Mitigasi Serta Perdangangan Karbon
4. Dr Iswan Dunggio (Kepala Pusat Wallacea Research Centre-UNG)
Materi: Teknik Perhitungan Cadangan Carbon
Seperti diketahui perhitungan karbon bisa dilakukan di berbagai tempat, termasuk di alam yakni hutan, tanah, laut serta batuan dan sedimen. Kemudian penghitungan cadangan karbon juga bisa melalui aktivitas manusia yang menggunakan transportasi, industri, limbah, energi. Ada dua jenis utama perhitungan karbon, penghitungan stok karbon (karbon yang tersimpan) dan penghitungan jejak karbon/emisi (karbon yang dilepaskan).
Reporter: Enda











