Dulohupa.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gorontalo , Muhtar Nuna memastikan data penduduk sebanyak 405,448 jiwa di daerah setempat, aman dari Hacker atau peretas sistem.
Muhtar menambahkan bahwa terkait dengan adanya riak riak kebocoran data pribadi yang kian tersebar luas ini, dirinya memastikan bahwa data kependudukan yang ada di Kabupaten Gorontalo itu aman.
“Data ini tersimpan dengan cukup baik di server Kementerian Dalam Negeri Dukcapil. Karena kita menggunakan sistem terpusat langsung,” kata Muhtar Nuna.
“Jadi kalau ribut ribut mengenai adanya bjorka, jual beli data penduduk memang perlu diwaspadai dan perlu keamanannya oleh setiap lembaga yang menggunakan data dari Dukcapil,” sambungnya.
Ia juga mengingatkan agar warga menjaga NIK KTP menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk mengantisipasi disalahgunakan oleh pihak lain. Ia mencatat 302.816 jiwa terdata jumlah pemilih di Kabupaten Gorontalo.
Sehingganya, Muhtar mengimbau agar data pribadi tidak dibocorkan, bahkan meminta untuk tidak dengan sembarangan mempublish dengan foto selfi sambil pegang KTP itu.
“Hal hal sekecil itu bisa jadi ruang bagi para pelaku yang tidak bertanggung jawab akan masuk dan mencoba memperjualbelikan data diri itu,” kata Muhtar Nuna.
Reporter: Herman Abdullah












