Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Dinilai Arogan, Oknum Nakes Puskesmas Kota Utara Diduga Bentak Peserta Vaksinasi

×

Dinilai Arogan, Oknum Nakes Puskesmas Kota Utara Diduga Bentak Peserta Vaksinasi

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi B DPRD Kota Gorontalo Supangkat Ramadhan Nusi saat usai mengikuti vaksinasi di Waroeng Upnormal Kota Gorontalo/Reinaldi Julfirman

Dulohupa.id- Seorang anggota DPRD Kota Gorontalo mengalami kejadian tidak mengenakan saat ingin melakukan vaksinasi Covid-19 di Warunk Upnormal Kota Gorontalo pada Rabu kemarin, (1/12/2021).

Supangkat Ramadhan Nusi yang merupakan anggota Komisi B itu diperlakukan dengan tidak ramah, dan justru terkesan arogan oleh oknum nakes Puskesmas Kota Utara, Kota Gorontalo. 

Supangkat menceritakan, bahwa ia saat itu hendak ingin mengikuti vaksinasi tahap 2. Namun ketika menanyakan ke salah satu nakes tentang penyelenggara vaksinasi saat itu, ia justru dibentak. 

“Saya hanya bertanya, “Ibu dari dinas kesehatan kota ini?” Ibu itu malah menjawab, “kenapa ngana tanya-tanya? Nnti ngoni ini yang ba tanya-tanya torang dari mana“.  Ini lah bahasa yang keluar dari mulut petugas kesehatan wilayah Puskesmas Kota Utara tersebut” tutur Supangkat saat ditemui usai melakukan vaksinasi.

Supangkat mengungkapkan, bahwa ia paham jika memang kerja seorang vaksinator itu berat. Sebab harus bekerja dari pagi hingga malam, sehingga emosinya kadang tidak bisa terkontrol. 

Namun, “saya berharap kepala dinas kesehatan untuk mengevaluasi orang tersebut karena tidak mampu menanggung beban kerja. Kasihan ibu itu emosionalnya sedikit terganggu. Ini untuk menyelamatkan petugas vaksinasi dan rakyat yang akan divaksin” lanjutnya.

Supangkat juga menginginkan adanya evaluasi dari dinas terkait, mengingat sektor Puskesmas merupakan unit pelayanan bagi masyarakat tanpa memandang status dan jabatan.

“Perlu adanya evaluasi dari dinas kesehatan kota mengingat ini merupakan unit pelayanan public yang bersifat adil tanpa memandang status sosial dan jabatan” ungkap Supangkat kepada Dulohupa.id.

Ia juga berharap agar tenaga kesehatan seharusnya lebih humanis dan tidak menunjukan sikap arogan, mengingat sikap ramah tenaga kesehatan merupakan faktor terpenting dalam memulihkan kesehatan bagi setiap masyarakat.

“Seharusnya tenaga kesehatan bersikap ramah dan tidak menunjukan sikap arogansinya. Aparat TNI/Polri saja bisa humanis terhadap masyarakat, kenapa justru tenaga kesehatan ini yang seolah menunjukan sikap krisis moral” tegas Supangkat Nusi.

Hingga berita ini dirilis, dulohupa.id tengah mencoba menghubungi Dinas Kesehatan Kota Gorontalo untuk meminta konfirmasi. **