Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Dinas P3A Dukung Polsek Tolanguhula Proses Dugaan Penganiayaan Santri TPA Suka Makmur

Dulohupa.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Gorontalo (Kabgor), mendukung penanganan dugaan tindak kekerasan oleh oknum guru ngaji, terhadap 2 santri taman pengajian anak (TPA) Desa Suka Makmur Kecamatan Tolangohula, yang saat ini dalam penanganan Polsek Tolangohula.

Kepada awak Dulohupa.id, Kadis P3A, Dewi Nani saat dimintai tanggapan mengungkapkan, pihaknya sudah turun langsung kelapangan, guna mendapatkan informasi terkait adanya dugaan tindak kekerasan yang terjadi di TPA Suka Makmur tersebut.

“Kita sudah datangi langsung para orang tua dari korban, dan darei hasil yang kita dapatkan dilapanganada sembilan orang yang mengalami dugaan tindak kekerasan tersebut, hanya saja yang sudah melaporkan ke Polsek Tolangohula baru dua orang. Alasannya juga belum jelas mengapa yang lain belum mau melaporkan,” terangnya

Lebih lanjut mantan Kabag Hukum Setda Kabgor ini mengatakan, mungkin diantara orang tua korban dengan oknum guru yang dilaporkan tersebut, masih ada jalinan keluarga atau saja masih menghormati guru yang dianggap sebagai sesepuh di desa tersebut.

“Yang jelas kita mendukung olsek Tolangohula dalam hal memporoses laporan ini, karena bisa dijadikan sebagai suatu pelajaran bagi TPA lainnya, karena sebagai guru kita adalah pengayom dari anak-anak didik yang tentunya dapat mendidik mereka dengan cara yang lebih baik, tanpa harus menggunakan kekerasan,” tandasnya.

Semenatar Itu Kapolsek Tolangohula Iptu Yosis Ruung saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan dari dua korban dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru di TPA Suka Makmur tersebut.

“Ya laporannya sudah kita terima, dan saat ini sudah dalam penanganan unit Reskrim untuk ditindak lanjuti. Jadi saya belum bisa memberikan informsi lebih terkait kasus ini,” tutupnya. (DED)