Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
GORONTALOHEADLINEPEMPROV GORONTALO

Dinas LHK Sebut Indeks Kualitas Air di Gorontalo Kurang Baik

×

Dinas LHK Sebut Indeks Kualitas Air di Gorontalo Kurang Baik

Sebarkan artikel ini
Kualitas Air Gorontalo
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Gorontalo

Dulohupa.id – Pihak dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Gorontalo menyebut berdasarkan analisis hasil pemantauan indeks Kualitas air di Gorontalo masuk dalam kategori kurang baik.

Sebelumnya Dinas LHK Provinsi Gorontalo menyebutkan bahwa masih terdapat sejumlah perusahaan yang masih memperoleh rapor merah dalam pengelolaan lingkungan.

Khusus untuk indeks kualitas air diperoleh dari analisis hasil pemantauan kualitas air sungai di 5 sungai strategis daerah dan 3 sungai strategis Nasional yaitu dengan hasil sebesar 42. Hal itu menunjukkan bahwa kualitas air di Gorontalo masih masuk dalam kategori kurang baik, sehingga perlu adanya upaya perbaikan dari aspek kualitas.

“Perbaikan kualitas air sungai yang direpresentasikan dengan meningkatnya angka indek Kualitas Air dipengaruhi oleh berbagai variabel. Diantaranya adalah penurunan beban pencemaran, ketersediaan dan penggunaan air, serta tingkat erosi dan sedimentasi yang terkendali. Sehingga apabila hanya mengandalkan penurunan beban pencemaran, maka target perbaikan kualitas air tidak akan tercapai,” Ungkap Kadis LHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka.

Oleh karena itu, Fayzal Lamakaraka mengungkapkan perlu adanya efektivitas perencanaan dan pelaksanaan serta monitoring dan evaluasi program kegiatan pencegahan, penanggulangan dan pemulihan pencemaran air yang dilaksanakan bersama-sama oleh pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota, masyarakat, dunia usaha dan para akademisi. Sehingga perbaikan kualitas air sekaligus pemulihan ekosistem perairan dapat dicapai dalam waktu yang ditetapkan dalam RPD.

“Berkaitan dengan permasalahan dan juga harapan yang telah kami sampaikan, kegiatan evaluasi merupakan salah satu instrumen dalam penguatan dan peningkatan koordinasi, kooperasi dan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha untuk mendorong pencapaian target kualitas lingkungan yang lebih baik bagi Provinsi Gorontalo,” Jelas Fayzal Lamakaraka.

Reporter: Kris