Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Dewan Pers Mengecam dengan Keras Tindak Intimidasi Oknum Aparat Kepolisian Kepada Jurnalis Peliput Demo Omnimbus Law

Dulohupa.id – Dewan Pers menyatakan keprihatinan mendalam, terhadap peristiwa kekerasan yang dialami wartawan saat meliput demonstrasi menolak pengesahan UU Cipta Kerja di berbagai Kota di Indonesia.

Ketua Dewan Pers, Mohammad NUH menyatakan, memberikan dukungan moral kepada para jurnalis yang menjadi korban kekerasan, beserta keluarganya. Adapun sikap Dewan Pers terhadap tindakan itu adalah:

  1. Mengecam dengan keras oknum aparat yang melakukan tindak kekerasan, intimidasi verbal dan perusakan alat kerja wartawan yang sedang melakukan kerja jurnalistik meliput demonstrasi. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, kami memandang perlu pihak kepolisian memberikan penjelasan resmi atas kekerasan dan perusakan yang terjadi.
  2. meminta agar Kepolisian segera melepaskan para wartawan jika da yang masih ditahan, serta memperlakukan mereka dengan baik dan beradab.
  3. Kami mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugasnya, para wartawan dilindungi oleh Undang-Undang. Pasal 8 UU Pers No. 40 tahun 1999 menyatakan, “Dalam melaksanakan profesinya, wartawan mendapat perlindungan hukum,”. Dalam konteks ini, semestinya pihak kepolisian bersikap hati-hati, proporsional dan tidak melakukan tidnakan kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.
  4. Mengimbau kepada pihak media dan pihak keluarga wartawan agar segera memberitahukan kepada Dewan Pers, Asosisasi Wartawan dan Kepolisian jika ada unsur wartawan peliput demonstrasi yang belum ditemukan keberadaaanya hingga saat ini, atau sedang membutuhkan perawatan medis intensif karena menjadi korban kekerasan saat meliput demonstrasi.
  5. Mengimbau kepada semua pihak, agar hanya meletakan insiden kekerasan terhadap wartawan dalam konteks penegakkan prinsip-prinsip kemerdekaan pers, berdasarkan UU Pers No. 40 tahun 1999.
  6. Mengimbau kepada segenap pers nasional, khususnya para wartawan agar senantiasa mengedepankan keselamatan dan kesehatan pada situasi pandemi COVID-19, seperti saat ini, dengan senantiasa berdisiplin melaksanakan protokol kesehatan saat meliput peristiwa-peristiwa publik. Perusahaan pers memiliki kewajiban untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para wartawannya dalam konteks ini. **