Untuk Indonesia

Delapan Wanita Penghibur Asal Manado Terjaring Operasi Pekat Otanaha

Dari informasi yang diterima Dulohupa.id, pemilik tempat hiburan malam ini sengaja mendatangkan para wanita tersebut dari Kota Manado, Sulawesi Utara. Tujuannya untuk menarik pengunjung.

Duohupa.id- Sebanyak delapan wanita penghibur di salah satu tempat hiburan malam di Kelurahan Tamalate,Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, terjaring Operasi Pekat (penyakit masyarakat) Otanaha 2021 Polda Gorontalo, Minggu malam (21/02).

Dari informasi yang diterima Dulohupa.id, pemilik tempat hiburan malam ini sengaja mendatangkan para wanita tersebut dari Kota Manado, Sulawesi Utara. Tujuannya untuk menarik pengunjung.

AKP Anas DJ. Adam selaku pemimpin operasi pekat UKL 1 mengatakan, selain mengamankan delapan wanita penghibur, pihaknya juga menemukan sejumlah pengunjung yang tidak bisa menunjukan identitas lengkap berupa KTP.

“Sejumlah pengunjung yang tidak dapat menunjukan identitas kita amankan ke polda untuk dilakukan pemeriksaan” ungkap Anas DJ Adam.

Baca Juga:  November 2019 Polres Gorontalo Utara Segera Dioperasionalkan

Tidak hanya itu saja, pihaknya pun masih menemukan sejumlah pasangan bukan suami istri yang tengah asik berduaan di sejumlah penginapan.

“Kita juga melakukan operasi di sejumlah penginapan dan hotel, dari dua penginapan kita dapatkan tiga pasangan yang tidak bisa menunjukan buku nikah,” tambahnya AKP Anas.

Selanjutnya kata Anas, untuk keperluan pendataan dan pembinaan, pihaknya memboyong sejumlah pria tanpa identitas, wanita penghibur, dan pasangan bukan suami istri ke Polda Gorontalo.

“Semuanya kita bawa ke Polda Gorontalo untuk dilakukan pendataan dan pembinaan di unit PPA. Operasi penyakit masyarakat ini akan terus berlangsung agar wilayah Gorontalo menjelang bulan suci Ramadhan tetap aman dan kondusif,” tutup AKP Anas DJ Adam.

Redaksi

Comments are closed.