Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
HEADLINEKAB. GORONTALOPERISTIWA

Curhat Sukmawati, Batal Nikah usai Dikhianati Oknum Polisi di Gorontalo

×

Curhat Sukmawati, Batal Nikah usai Dikhianati Oknum Polisi di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Sukmawati Rahman
Sukmawati Rahman menangis, usai batal dinikahi oknum polisi di Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Sukmawati Rahman tak kuat menahan tangis usai melaporkan Bripda Farhan Mahieu yang merupakan calon suaminya itu ke Propam Polda Gorontalo, Senin (11/8/2025). Ia menangis setelah dikhianati Bripda Farhan yang menghilang di hari ijab kabul.

Ia harus menerima kenyataan pahit, kecewa dan sakit hati. Sebelumnya Sukmawati Rahman dan Bripda Farhan Mahieu rencananya akan melangsungkan akad nikah dan resepsi pada Sabtu 9 Agustus 2025 di rumah pengantin wanita yang berada di Desa Pangadaa, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo.

Di hari akad nikah, sang pengantin pria dan keluarganya tak kunjung datang. Kejadian ini sontak membuat ibu dari sukmawati syok dan pingsan hingga dilarikan ke rumah sakit.

Sukmawati dan Bripda Farhan sudah menjalin hubungan sejak Januari 2025. Sukmawati diketahui berstatus honorer di kampus Polteknik Gorontalo, sedangan Bripda Farhan merupakan pasukan Brimob Polda Gorontalo.

Sukmawati
Prewedding Sumakwati Rahman dan Bripda Farhan Mahieu. Foto/istimewa

Sukmawati menceritakan, sehari sebelum akad nikah, Bripda Farhan mulai sulit dihubungi. Keberadaan Bripda Farhan tak diketahui dan dicari oleh pihak keluarga. Ia mengaku calon suami sempat menghubunginya akan datang ke rumah untuk mengambil baju adat yang dipakai dalam proses akad nikah besok harinya.

“Tapi ada tanggu-tunggu tidak ada. Saya ada chat, telepon tapi tidak di angkat. Saya ada WA, pulang dulu, Napa kau punya orangtua ada ba tunggu dan khawatir. Saya ada tanya dimana, terus sudah dibalas, ada di rumah. Tapi di rumah dimana, justru kakaknya telepon terus sama saya. Padahal belum pulang rumah. Dari situ saya punya Chat sudah tidak balas,” ungkap Sukmawati kepada awak media sambil menahan tangis.

Pihak keluarga dari kedua calon pengantin mulai tak tenang dan khawatir dengan keberadaan Bripda Farhan yang sulit dihubungi, padahal besoknya akan ada proses ijab kabul.

“Di Hari H, saya hubungi lagi untuk tanya kepastian hubungan ini. Saya chat pulang kamari saja uti. Cuman dia balas Whay?. Saya balas oke sudah selesai torang. Baru dia balas, orang lain tidak usah ikut campur. Dari situ saya sudah tidak balas chatnya. Terus orang tuanya pada tanggal 10 hari Minggu sudah datang ke rumah,” tutur Sukmawati.

Sukmawati mengaku tak ada masalah dengan calon suami menjelang pernikahan. Namun kini, ia tak mau lagi berhubungan dengan Bripda Farhan meski menahan sakit hati. Ia dan keluarganya sudah mengadukan hal itu ke Bid Propam Polda Gorontalo.

Sementara Kasubbid Penmas Polda Gorontalo, Kompol Anggoro Wibowo mengatakan, pihak Propam telah menerima pengaduan dari terlapor.

“Langkah yang diambil dari Propam, telah ditindaklanjuti pengaduan tersebut. Apabila ada tindak pidana, akan diproses. Kebetulan pelakunya masih dicari, belum ada di tempat,” pungkas Kompol Anggoro

Reporter: Enda