Untuk Indonesia

Cegah Tawuran Antar Kampung di Bulan Ramadhan, Warga Barito Gelar Tradisi Dakwah Jalanan

Dulohupa.id– Warga di perbatasan Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango, mengisi waktu usai salat Subuh, dengan mendengarkan dakwah di Simpang Empat Barito. 

Tak hanya orang dewasa, remaja dan anak-anak tampak rela berdiri, dan duduk di jalan raya untuk mendengarkan ceramah dari seorang dai.

Dakwah jalanan yang dikemas dengan tema “Barito Berdakwah” ini, merupakan tradisi yang telah berlangsung sejak puluhan tahun, dengan tujuan meredam tawuran antar kampung. 

Sebelumnya, pada tahun 90an, tepat di Tugu Perbatasan itu, anak-anak melakukan janji bertemu untuk saling pukul dan tawuran. Biasanya usai salat Subuh dan Tarawih. 

“Guna meredam aksi tak bermanfaat itu, warga berinisiatif untuk melaksanakan  dakwah jalanan dengan mengundang tokoh-tokoh agama sekitar,” jelas Yusdin Daniya, Ketua Panitia Barito Berdakwah, Senin (19/4).

Dakwah jalanan ini sendiri memang menjadi agenda tahunan di setiap Ramadhan. Panitia  mengaku, mengundang dai dari berbagai tempat, agar masyarakat tak bosan. Honor para penceramah didapatkan dari sumbangan warga. 

Reporter: Mega

Comments are closed.