Dulohupa.id-Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Gorontalo akan mengubah strategi sosialisasi lansia di wilayah tersebut, untuk menggenjot capaian vaksinasi.
Yana Yanti, Kepala Dinkes Provinsi Gorontalo mengungkapkan, bahwa memang sejauh ini, capaian vaksinasi di wilayah Gorontalo masih rendah. Padahal targetnya, vaksinasi lansia selesai pada Juli 2021 nanti.
Karena itu menurut dia, mesti dicari cara baru menyosialisasikan vaksinasi ini kepada lansia. Karena sejauh ini banyak lansia maupun keluarga lansia terhadap vaksinasi, karena kurangnya pemahaman.
Adapun strateginya nanti kata Yana, pihaknya akan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda di Gorontalo untuk memberikan sosialisasi vaksinasi.
“kami akan merubah strategi di mana kami akan jalan ke tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda yang akan menyuarakan itu. Jadi kami akan merekam kemarin kami sudah sampaikan ke infokom dinkes merekam suara daripada tokoh agama,tokoh pemuda yang kemudian bisa menjadi corong kami untuk menyuarakan kembali pentingnya vaksinasi” kata Yana Yanti Suleman, belum lama ini.
Lebih rinci Yana mengungkapkan, bahwa untuk bisa mencapai target, setiap kabupaten dan kota harusnya bisa memvaksinasi 500 hingga 2000 lansia per hari.
“Secara umum jadi sisa nakes, pelayanan publik, lansia yang belum divaksinasi kami sudah menghitung seharusnya masing masing kabupaten dan kota yang terbanyak adalah Kabupaten Gorontalo menyuntik 2.000 per hari itu kalau mau selesai bulan juli targetnya, untuk Kota Gorontalo 1.000 per hari untuk kabupaten yang lain sesuai dengan jumlah penduduk berarti dia sekitar 500 sampai 750 per hari itu rata rata” jelas Yana.
Meski demikian, Yana optimis capaian vaksinasi di Gorontalo bisa mencapai target pada bulan juli 2021.Hingga saat ini cakupan vaksinasi lansia di gorontalo baru mencapai tiga persen dari 6.000 sasaran vaksinasi lansia.
Abdi Nugoroho











