Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
AdvertorialPEMKAB POHUWATOPOHUWATO

Bupati Pohuwato Kunjungi Keluarga Korban Meninggal di Tambang

×

Bupati Pohuwato Kunjungi Keluarga Korban Meninggal di Tambang

Sebarkan artikel ini
Korban Tambang
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga saat mengunjungi kedua korban meninggal tertimpa pohon di PETI Taluditi. foto: Humas Pemda

Dulohupa.id – Bupati Pohuwato, Saipul A Mbuinga mengunjungi kedua keluarga korban yang meninggal dunia akibat tertimpa pohon di tambang emas pada Kamis, 24 November lalu.

Keluarga korban yang berada di Dusun Anggrek, Desa Kalimas, Kecamatan Taluditi menyambut kedatangan Bupati Saipul yang didampingi Kadis PUPR, Risdiyanto Mokodompit dan Camat Taludit, Isa Ali.

Kunjungan pertama di mulai dari almarhum Kasman Ndue (37), Bupati Saipul disambut istri, Sri Listri Lajahi (31) bersama 3 anaknya. Kemudian menuju korban kedua almarhum Yonixson Hasan (41) dan disambut orang tua almarhum, Sunaryo Hasan dan istri almarhum, Maryam Lahabu (38) bersama 2 anaknya.

Bupati Saipul berharap agar keluarga terutama istri dan orang tua almarhum kiranya tabah dan sabar menerima ujian ini.

“Ini adalah ujian berat bagi keluarga terutama istri dan anak-anak yang ditinggalkan. Bersabarlah, hadapi semua dengan tabah yang insyaallah dengan keridaan keluarga menjadi penerang bagi almarhum di alam sana. Doakan semoga almarhum di terima disisi Allah dan segala dosa diampuni,” ungkap Saipul.

Baca Juga: Dua Penambang Emas di Gorontalo Tewas Tertimpa Pohon

Menurut istri dari almarhum, suaminya semasa hidup ingin mengajak anak keduanya ke rumah sakit karena kakinya memiliki kelainan, sehigga harus di operasi.

Menanggapi hal itu, Bupati Saipul meminta kepada camat dan kepala desa agar bisa memfasilitasi anak korban ke rumah sakit yang menjadi rujukan di Kota Gorontalo.

“Adik harus berani dioperasi, jangan takut agar kaki bisa sembuh dan normal kembali seperti sediakala. Niat dari orang tua harus dijalankan, karena ini niat dari almarhum semasa hidup, bahkan ke tambang emas pun tidak lain untuk mencari biaya untuk operasi anak kedua ini,” jelasnya.

Dari kunjungan tersebut, keluarga mengakui bahwa kedua almarhum sudah ada tanda-tanda, seperti halnya almarhum Yonixon yang menurut ayah korban, Sunaryo Hasan, bahwa anaknya pergi ke tambang tidak pamit lagi kepadanya dan itu tidak biasa dilakukan.

“Insyaallah kedua almarhum mendapat tempat yang layak disisi Allah dan semua amal baik dapat di terima,” ujar Bupati Saipul.

Reporter: Hendrik Gani