Scroll Untuk Lanjut Membaca
BONE BOLANGOPEMKAB BONE BOLANGO

Bupati Ismet dan Wabup Risman Kompak Salat Iduladha di Masjid Agung Al-Marhamah

×

Bupati Ismet dan Wabup Risman Kompak Salat Iduladha di Masjid Agung Al-Marhamah

Sebarkan artikel ini
Salat Iduladha
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile didampingi Wabup Risman Tolingguhu bersama unsur Forkopimda usai Salat Iduladha. Foto/Diskominfo

Bone Bolango – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti pelaksanaan salat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Bone Bolango.

Bupati Bone Bolango, Ismet Mile dan Wakil Bupati, Risman Tolingguhu tampil kompak melaksanakan ibadah salat Ied bersama ratusan masyarakat di Masjid Agung Al-Marhamah Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (27/05/2026).

Momen sakral yang dimulai tepat pukul 07.00 WITA dan selesai pada pukul 07.45 WITA ini juga dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda dan pejabat daerah. Tampak hadir Kapolres Bone Bolango AKBP Supriantoro, Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango Iwan Mustapa, Ketua TP. PKK Bone Bolango Ruwaida Mile, Wakil Ketua TP. PKK Gamaria Djura, dan Ketua DWP Bone Bolango dr. Nurliana Ibrahim, serta jajaran pimpinan OPD.

Dalam khutbahnya yang bertajuk “Berqurban Adalah Bukti Perjuangan Sejati (Refleksi Kilas Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail Pada Masa Kini)”, KH. Helmi Podungge mengajak seluruh jamaah untuk merefleksikan makna ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan di era modern.

Ada empat poin penting yang digarisbawahi oleh Qadhi Suwawa dalam khutbahnya, diantaranya ujian di balik kedudukan, dimana setiap derajat atau kedudukan yang dimiliki manusia adalah pemberian Allah SWT yang pasti diikuti oleh ujian. Umat Islam diajak menghadapi ujian dengan ketaatan, bukan dengan berprasangka buruk apalagi jatuh ke dalam syirik.

Kemudian, keteladanan orang tua (Nabi Ibrahim a.s), yang menggambarkan sosok pemimpin keluarga dan kaum yang teguh keyakinan. Keberhasilan memimpin keluarga berbanding lurus dengan keberhasilan memimpin umat.

Selanjutnya, kesetiaan istri dan ibu (Siti Hajar), yang menjadi simbol perempuan yang kuat memegang prinsip keyakinan, menjaga kehormatan keluarga, tidak boros, dan menjauhi gibah.

Selain itu, kematangan generasi muda (Nabi Ismail a.s) yang menjadi teladan bagi kaum muda masa kini agar tidak cinta dunia, tidak suka hura-hura, dan tidak sekadar mengandalkan kekayaan orang tua, melainkan berani berkorban demi kebenaran.

KH. Helmi Podungge juga menyentil fenomena sosial saat ini, di mana masih ada masyarakat yang mampu secara materi namun enggan berkurban. Padahal, esensi kurban adalah mengikis sifat sombong dan serakah.

“Kalau hewan ternak saja rela berkorban demi tegaknya hukum Allah, mengapa kita kaum yang berpikir enggan untuk melakukannya?,” tegas KH. Helmi dalam khutbahnya yang ditutup dengan doa bersama untuk kemakmuran daerah, ampunan dosa, serta keselamatan jamaah haji di Tanah Suci.

Sementara itu, semangat keikhlasan dan kepedulian sosial yang disampaikan dalam khutbah terbukti nyata dalam aksi sosial masyarakat. Pada Idul Adha tahun ini, semangat berkurban warga Bone Bolango sangat tinggi.

Berdasarkan data terakhir yang dihimpun, tercatat sebanyak 1.212 ekor hewan kurban disembelih pada perayaan Idul Adha tahun ini. Hewan kurban tersebut terdiri dari 1.200 ekor sapi dan 12 ekor kambing.

Seluruh hewan kurban ini tersebar di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Bone Bolango yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui momentum Idul Adha 1447 H ini, Bupati Ismet Mile dan Wabup Risman Tolingguhu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatukan hati, menguatkan tekad, dan bersama-sama membangun Kabupaten Bone Bolango tercinta dengan semangat pengorbanan yang penuh keikhlasan demi menggapai ridha Allah SWT.