Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
BONE BOLANGOEKONOMI

BUMDes Onato Dituntut Konsisten untuk Memasok Logistik di PT Gorontalo Minerals

×

BUMDes Onato Dituntut Konsisten untuk Memasok Logistik di PT Gorontalo Minerals

Sebarkan artikel ini
Onato Bumdes
Ranto, Ketua Bumdes Onato Desa Alo.

Bone Bolango – Di balik gemerlap keuntungan tahunan sebesar sekitar Rp 80 juta-an, BUMDes Onato Desa Alo harus menghadapi tantangan operasional yang tidak ringan, yaitu menjaga konsistensi pasokan harian untuk kebutuhan logistik PT Gorontalo Minerals (GM).

Permintaan perusahaan yang stabil menuntut kesiapan stok yang tinggi, sebuah kontradiksi dengan sifat ketersediaan produk lokal yang seringkali fluktuatif.

Ketua BUMDes Onato, Ranto, mencontohkan pengadaan rempah-rempah sebagai tantangan nyata.

“Kalau mengandalkan petani langsung, kadang permintaan perusahaan tidak sesuai dengan musim panen,” jelasnya.

Untuk mengatasi ketidakpastian ini, BUMDes harus bersikap fleksibel, beralih membeli dari pasar tradisional atau bahkan warung-warung sekitar, demi menjamin suplai rempah-rempah sesuai permintaan harian perusahaan.

Tantangan konsistensi juga menjadi alasan utama BUMDes tidak membeli ikan langsung dari nelayan, meskipun mereka telah beroperasi sejak tahun 2017. Selain isu tempo pembayaran satu bulan dari GM, BUMDes lebih memilih bekerja sama dengan pengepul atau penampung di Kecamatan Bone Raya.

Pengepul bukan hanya memecahkan masalah cash flow BUMDes yang bermodal minim (Rp 16 juta), tetapi juga menjamin ketersediaan dan kualitas. Di tempat pengepul, ikan sudah disortir sehingga BUMDes mendapatkan kualitas terbaik sesuai standar perusahaan. Strategi ini memastikan pasokan ikan harian ke GM selalu stabil, segar, dan memenuhi spesifikasi ketat perusahaan tambang.

Sementara Didi Atmoko, Manajer Eksternal PT Gorontalo Minerals, mengapresiasi solusi adaptif BUMDes.

“Kami melihat kemampuan BUMDes untuk beradaptasi dengan tantangan logistik adalah kunci. Strategi mereka, baik dalam pengadaan rempah-rempah dari warung atau kerja sama dengan pengepul ikan, menunjukkan profesionalisme. Ini adalah langkah pemberdayaan, di mana kami menantang mitra lokal untuk beroperasi dengan standar industri, sehingga dampak kehadiran kami adalah menciptakan ekosistem bisnis yang cerdas dan tangguh di Bone Bolango,” ujar Didi.

Kebutuhan PT GM meliputi berbagai komoditas seperti beras, sayur, ikan, ayam, dan daging yang harus disuplai setiap hari. Kemampuan BUMDes untuk menyelaraskan kebutuhan industri yang masif dengan keterbatasan sumber daya dan fluktuasi pasar lokal menjadi inti dari keberhasilan mereka, yang tercermin dalam setoran PAD sekitar Rp 20 juta-an per tahun.

Secara keseluruhan, tantangan menjaga konsistensi pasokan telah memaksa BUMDes Onato untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan jaringan logistik mereka. BUMDes kini beroperasi layaknya perusahaan yang profesional, mampu mengelola kompleksitas pengadaan, dari bahan yang harus fresh setiap hari hingga negosiasi pembayaran, demi mencapai tujuan ekonomi desa.