Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
EKONOMIGORONTALOHEADLINE

Bulog Gorontalo Mulai Distribusikan Cadangan Beras SPHP ke Pedagang

×

Bulog Gorontalo Mulai Distribusikan Cadangan Beras SPHP ke Pedagang

Sebarkan artikel ini
Beras SPHP
Stok beras SPHP di tingkat Pedagang. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Bulog cabang Gorontalo mulai mendistribusikan cadangan beras pemerintah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke tingkat pedagang di pasar, demi menekan kenaikan harga beras di Gorontalo.

Seperti diketahui harga beras di Gorontalo terus meroket hingga berdampak terhadap berbagai sektor dan menjadi perhatian serius pemerintah. Sebelumnya pemerintah Provinsi Groontalo telah meluncurkan 2.325 ton bantuan pangan beras kepada ratusan ribu keluarga penerima manfaat.

“Penyaluran beras SPHP ini sudah kita lakukan sejak beberapa hari ke tingkat pedagang. Tapi yang akan kita masivkan juga gerakan pangan murah bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten/Kota. Jadi di setiap kabupaten itu akan dibuatkan jadwal titik mana yang menjadi lokasi gerakan pangan murah,” Ungkap Pimpinan Cabang Bulog Gorontalo, La Ode Suleman Ngkalusa.

Lebih lanjut, La Ode mengungkapkan pendistribusian beras SPHP ke tingkat pedagang melalui aplikasi Klik SPHP untuk mengorder beras yang dibutuhkan sekaligus melakukan pembayaran melalui aplikasi sebelum pasokan beras di serahkan ke pedagang. Proses penjualan beras SPHP ini pun dalam pengawasan dinas pangan.

“Para pedagang mesti menjual beras SPHP ke konsumen akhir, dimana setiap konsumen bisa membeli maksimal 2 pak atau 10 Kilogram dan setiap pembelian harus di foto oleh pedagang melalui aplikasi. Hal ini agar penyaluran beras SPHP terhindar dari praktik curang, bahkan beras SPHP ini tidak boleh dijual ecer,” Jelas La Ode Suleman.

Sementara itu, La Ode pun menegaskan ketersediaan beras di gudang Bulog sangat mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Untuk gerakan pangan murah nanti, Bulog Gorontalo merencanakan akan mengalokasikan hingga 2 ton beras setiap gerakan pangan murah per masing masing Kabupaten/Kota.

Redaksi