Dulohupa.id – Dari catatan sementara pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo kurang lebih hampir 600 Kepala Keluarga (KK) jadi korban terdampak banjir hari ini, Selasa (17/5/2022).
600 KK terdampak banjir itu tersebar di dua kecamatan dari empat desa yang ada. Yakni, Kecamatan Limboto, Desa Tenggela, dan Desa Bulota. Serta dan Kecamatan Limboto Barat, Desa Yosonegoro, Desa Haya-haya dan Desa Padengo.
Marzan Yusuf, Kabid Kedaulatan dan Logistik BPBD Kabupaten Gorontalo mengatakan, bencana banjir itu terjadi akibat curah hujan yang tinggi di daerah tersebut.
“Sejak pukul 15.30 Wita curah hujan cukup tinggi. Akibatnya Sungai Moloupo dan Sungai Marisa meluap dan merendam rumah warga setinggi ±50Cm”jelasnya.
Sementara itu, dari pantauan banjir di Kelurahan Tenilo, Limboto. Pukul 20.23 waktu setempat, air luapan sungai sudah menggenangi badan jalan dibarengi arus deras.

Pihak TNI, Kepolisian dan BPBD dibantu warga sekitar turut membantu pelintas jalan Trans Sulawesi yang kesulitan melintas akibat arus deras.
Reporter: (aan)











