Dulohupa.id – Mohammad Nuzrul Lamuyu, seorang bocah 12 tahun yang tenggelam di Pantai Pohe, Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo dikenal sebagai sosok anak yang religius.
Korban dengan nama sapaan Nuzul itu merupakan warga Pohe dan masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD).
Salah satu warga Pohe, Ningsih mengatakan, Nuzul adalah sosok anak religius yang aktif di Masjid. Menurutnya, Nuzul biasanya melantunkan sholawat dan mengkumandangkan adzan di Masjid setempat.
“Dia selalu kumandangkan adzan di mesjid dan merdu sekali suaranya. Dia juga biasanya selalu melantunkan sholawat di mesjid, Lebih-lebih saat lebaran,” Ujar Ningsih.
Nuzul juga dikenal sebagai anak pintar dan penurut kepada orang tuanya. Warga berharap korban segera ditemukan pasca diseret ombak di pantai Pohe.

Sebelumnya korban dilaporkan tenggelam usai terseret ganasnya ombak pantai Pohe pada Jumat sore, 04 Agustus 2023 kemarin saat asyik mandi bersama 12 orang rekannya.
Dari pengakuan saksi di lokasi, saat itu ombak cukup tinggi di pantai yang dipengaruhi adanya angin Timur. Nuzul yang saat itu tengah asik mandi sempat dipanggil untuk naik kedaratan oleh rekannya, namun nahasnya Nuzul seketika terseret ombak dan hilang.
Hingga Sabtu sore, tim gabungan Basarnas Gorontalo, BPBD, TNI, Polri, relawan serta masyarakat tengah berjibaku melakukan pencarian terhadap korban. Meskipun sampai dengan saat ini, proses pencarian terkendala dengan adanya ombak yanh cukup tinggi dan air laut yang keruh.
Reporter: Kris












