Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
PEMKOT GORONTALO

BKKBN Bersama Pemkot Gorontalo Gelar Sosialisasi Cegah Stunting

×

BKKBN Bersama Pemkot Gorontalo Gelar Sosialisasi Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
sosialisasi-bkkbn-gorontalo-dulohupa.id-
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha saat membuka sosialisasi cegah stunting bersama BKKBN Gorontalo.

Dulohupa.id – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga di Provinsi Gorontalo, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk Intensifikasi dan Integrasi dan pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan  Kesehatan Ibu dan Anak.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah stunting pada keluarga yang beresiko serta memberikan bantuan sosial bagi masyarakat.

Sosialisasi ini juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, mulai dari tenaga kesehatan, tokoh masyarakat dan perwakilan pemerintah provinsi atau kabupaten/kota.

Saat di wawancarai Walikota Gorontalo Marten Taha  menyampaikan bahwa tujuan  dari sosialisasi keluarga berencana ini untuk menciptakan keluarga yang tangguh dan keluarga bahagia.

“Tentunya ini untuk menciptakan generasi yang tangguh di masa yang akan datang dan untuk menciptakan ketahanan keluarga agar anak-anak menjadi sehat, cerdas, kuat dan keluarga bahagia sehingga sosialisasi ini menjadi strategis serta bukan hanya menekan penurunan angka kelahiran,” ujar Walikota Gorontalo.

Marten Taha menambahkan bahwa Kegiatan sosialisasi Keluarga Berencana (KB) bertujuan juga untuk menekan angka stunting.

“Anak-anak kita yang lahir dengan kondisi kurang sehat, pendek dan kecil itu merupakan tanda-tanda terkena stunting. Masalah stunting ini adalah masalah nasional yang memang harus di intervensi oleh setiap daerah termasuk Provinsi Gorontalo. Kuncinya cukup kita memberikan asupan yang cukup dan berkualitas kepada anak-anak agar mereka terhindar dari stunting tersebut,” tambah Marten Taha.

Dalam penyampaiannya terakhir Marten Taha menyampaikan bahwa Provinsi Gorontalo yang bekerjasama dengan dinas-dinas terkait mau itu pemerintah Kabupaten/Kota berupaya agar keluarga dapat diberikan bantuan berupa kebutuhan-kebutuhan pokok bukan hanya sembako tetapi harus diberikan susu, ikan, telur dan makanan bergizi serta berkualitas agar mereka terhindar dari stunting. Harapannya juga pada tahun 2024 ini stunting akan turun pada angka 14% sesuai dengan program nasional oleh Presiden Indonesia.

Reporter: Alwi