Untuk Indonesia

Baru Menjabat, Kapolres Pohuwato Didemo Persoalan Tambang Emas Ilegal

Dulohupa.id- Massa yang mengatasnamakan Barisan Rakyat Untuk Keadilan (Barakuda) melakukan aksi demonstrasi di depan Polres Pohuwato siang tadi, Selasa (22/6). 

Massa aksi itu menuntut komitmen Kapolres Pohuwato yang baru, AKBP Joko Sulistiyono, untuk menuntaskan persoalan tambang emas yang hingga kini masih berpolemik. Selain itu, kapolres yang baru menjabat beberapa minggu di Pohuwato itu, diminta menyelesaikan persoalan pengrusakan mangrove dan praktik premanisme di wilayah tersebut. 

Soni Samu salah satu orator dalam aksi tersebut menyoroti dampak pertambangan emas di Pohuwato. Kata dia, hingga saat ini yang menjadi korban dari praktik buruk eksplorasi lingkungan itu adalah petani. Sebab, sedimentasi tambang merusak lahan pertanian. 

“Kami mau penegak hukum mengambil tindakan tentang persoalan ini, karna di satu sisi para petani menjadi korban, karena akibat aktivitas tambang, kami tidak memusuhi pekerja di tambang, tapi kami minta berikan solusi kepada kami semua,” ujarnya dengan lantang. 

Tidak hanya itu, dalam orasinya, Soni juga meminta agar Kapolres Joko Sulistiyono memperbaiki moral personelnya yang dinilai arogan. Bukti arogansi dari oknum personel Polres Pohuwato adalah, saat dirinya diajak berduel oleh salah satu oknum polisi. 

“Salah satu anggota mengajak saya baku pukul, saya berusaha menahan diri, karena saya terpelajar, dan dia adalah polisi seyogyanya mengedepankan persuasif,” sambung Soni.

Setelah beberapa jam masa aksi melakukan orasi di depan Polres Pohuwato, masa aksi langsung didatangi oleh Kapolres yang langsung menanyakan tuntutan massa aksi dan menjelaskan bahwa apa yang jadi tuntutan tersebut akan ditindak lanjuti.

“Persoalan pengrusakan lingkungan yang terjadi akibat pertambangan liar dan pengrusakan mangrove serta oknum kami yg melakukan tindakan arogan ke masyarakat, saya komitmen agar yg menjadi tuntutan massa aksi akan kami kawal dan tegangan sesuai hukum yang berlaku,” ujar AKBP Joko Sulistiyono menenangkan massa aksi. 

Reporter: Hendrik Gani

Comments are closed.