Dulohupa.Id – Hujan deras menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor di jalan Trans Sulawesi atau tepatnya di antara Desa Buhu dan Desa Labanu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Rabu petang (20/4/2022).
Longsor menutupi badan jalan yang berada di hutan lindung Tangale tersebut. Akibatnya kendaraan yang melintas dari arah Isimu maupun pengguna jalan dari arah Gorontalo Utara terjebak macet panjang.
Selain longsor, keberadaan sungai yang tidak jauh dari titik longsor juga meluap, sehingga mengakibatkan air sudah masuk ke jalan.
“Tidak boleh lewat di Tangale karena banjir dan longsor,” tutur pengguna jalan melalui postingannya di media sosial Facebook.
“Untuk saat ini aktivitas jalan Trans Sulawesi mengalami kemacetan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” imbuh pengguna jalan lainnya.


Bahkan longsor yang terjadi saat menjelang berbuka puasa itu membuat sejumlah pengguna jalan meminta tolong melalui postingannya di Facebook, agar diantarkan makanan berbuka puasa.

Selain jalan tertutup tanah longsor, sejumlah rumah warga di Desa Buhu dan Desa Labanu dilaporkan terendam banjir.
Hingga pukul 19.45 Wita, warga masih menunggu petugas membawakan alat berat untuk membersihkan material longsor. Pengguna jalan yang melewati jalan Trans Sulawesi diharapkan agar lebih berhati-hati.
(Dulohupa)











