Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKOT GORONTALO

Adhan bakal Mutasi Pejabat Berdasarkan Kinerja, Bukan Emosi Politik

×

Adhan bakal Mutasi Pejabat Berdasarkan Kinerja, Bukan Emosi Politik

Sebarkan artikel ini
Mutasi Pejabat
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat diwawancarai awak media. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea menegaskan bahwa proses mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo akan dilakukan secara objektif dan profesional.

Ia menolak keras praktik mutasi yang dilatarbelakangi emosi pribadi atau kepentingan politik.

Menurut Adhan, evaluasi kinerja merupakan dasar utama dalam menentukan rotasi jabatan. Ia memberikan waktu enam bulan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menunjukkan performa terbaik mereka sebelum dilakukan penilaian menyeluruh.

“Saya ingin mutasi dilakukan dengan dasar kemampuan dan hasil kerja. Bukan karena rasa tidak suka atau tekanan politik. Kita lihat dulu progres selama enam bulan,” ujar Adhan pada Minggu (4/5/2025).

Sebagai kepala daerah, Adhan menyampaikan bahwa dirinya memiliki wewenang untuk mengusulkan mutasi kepada Kementerian Dalam Negeri. Namun, ia menekankan bahwa kewenangan tersebut tidak akan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

“Kalau memang perlu, saya bisa ajukan permohonan mutasi ke Mendagri. Tapi saya tidak akan pernah menjadikan emosi atau dendam politik sebagai alasan,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan telah mengantongi beberapa nama pejabat yang dinilai memiliki kinerja di bawah standar. Selain itu, ditemukan pula beberapa OPD yang mulai bertindak di luar arahan, yang akan menjadi catatan penting dalam proses evaluasi.

“Sudah mulai tampak OPD yang coba-coba berjalan tak sesuai arahan. Ini menjadi perhatian saya karena menyangkut disiplin dan keseriusan dalam bekerja,” lanjutnya.

Adhan menambahkan, selama empat bulan masa awal jabatannya, dirinya berkomitmen untuk tidak mengambil langkah gegabah. Ia ingin setiap kebijakan diambil dengan pertimbangan yang matang dan jauh dari kepentingan politik praktis.

“Empat bulan pertama ini saya manfaatkan untuk melihat dan menilai. Tidak akan ada keputusan yang dibuat karena emosi. Kita ingin birokrasi yang profesional dan berpihak pada pelayanan publik,” katanya.

Menutup pernyataannya, Adhan mengimbau seluruh jajaran OPD untuk tetap fokus menjalankan tugas dan tidak terpengaruh oleh isu-isu politik yang berkembang.

“Fokus kita adalah rakyat. Jangan campur adukan urusan pemerintahan dengan kepentingan kelompok atau pribadi,” pungkasnya.

Reporter: Maya