Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan pangan dan memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui dukungan terhadap penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat di Kecamatan Kabila yang turut dihadiri langsung Gubernur Gorontalo Dr. Ir. Gusnar Ismail, Selasa (1/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Gusnar Ismail menyerahkan bantuan pangan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat penerima manfaat. Sebanyak 907 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Kabila tercatat sebagai penerima bantuan yang disalurkan secara bertahap di tujuh desa dan kelurahan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bone Bolango, Roswaty Agus, S.Pt., M.M., menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada masyarakat Bone Bolango.
Menurut Roswaty, kehadiran langsung Gubernur dalam penyaluran bantuan menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat tidak berhenti pada kebijakan dan program, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Gubernur Gorontalo yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Kecamatan Kabila. Penyerahan bantuan secara langsung oleh Bapak Gubernur menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Roswaty.
Ia menambahkan, persoalan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, DPRD, hingga pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan.
Karena itu, Pemkab Bone Bolango mengapresiasi dukungan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Bone Bolango, Syamsir Kiyai, yang turut mendorong bantuan pangan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.
“Kami juga memberikan apresiasi kepada Bapak Syamsir Kiyai selaku Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Bone Bolango yang telah memberikan dukungan melalui pokir untuk bantuan pangan bagi masyarakat. Sinergi seperti ini sangat penting untuk terus kita bangun,” katanya.
Bagi Pemkab Bone Bolango, bantuan pangan bukan hanya bentuk intervensi untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
Penyaluran bantuan di Kecamatan Kabila dilaksanakan mulai 31 Agustus hingga 3 September 2026 di masing-masing lokasi yang telah ditetapkan. Bantuan tersebut menyasar masyarakat di Dutohe, Dutohe Barat, Tanggilingo dan Padengo, Oluhuta, Oluhuta Utara, Talango, serta Poowo.
Pemkab Bone Bolango memandang kolaborasi seperti ini penting untuk terus diperkuat, terutama dalam menghadapi dinamika kebutuhan pangan masyarakat. Pemerintah tidak hanya dituntut memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga menjaga agar pangan dapat dijangkau oleh masyarakat.
“Persoalan pangan membutuhkan kolaborasi dan sinergi. Bukan hanya antara pemerintah provinsi dan kabupaten, tetapi juga bersama DPRD hingga pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan,” jelas Roswaty.
Melalui sinergi tersebut, Pemkab Bone Bolango berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima sekaligus menjadi bagian dari langkah bersama dalam membangun ketahanan pangan daerah.
Dari Kecamatan Kabila, kolaborasi pemerintah dan DPRD kembali menunjukkan bahwa keberpihakan kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui program yang hadir langsung dan dirasakan manfaatnya oleh warga.











