Dulohupa.id – Kepergian Rachmat Gobel menjadi kehilangan yang sangat mendalam bagi keluarga, kerabat, masyarakat terlebih di Gorontalo.
Sejak kemarin, hingga saat ini, duka itu masih sangat terasa di benak dan di hati masyarakat umumnya.
Salah satu Tokoh Gorontalo yang begitu cinta kepada rakyatnya dan sebaliknya, sosok yang dicintai masyarakat ditanah Serambi Madinah.
Sejak kabar duka itu tersebar, baik melalui tutur kata, pesan kabar lewat media sosial, rasa kehilangan itu masih ada. Jejaknya di media sosial, terus dibanjiri dengan reaksi kehilangan, komentar kesedihan akan perginya “Ti Bulilango Hunggia” yang memiliki arti “Sang Pemberi Cahaya Negeri” (gelar adat Gorontalo).
Kini ia telah tiada, sisa meninggalkan cerita sosok ketokohannya. Beragam kesan bersemayam dalam lorong-lorong sunyi kalbu kerabat, keluarga dan masyarakat. Sang “Taa Lo’o Lamahe Lipu” telah pergi.
Salah satu kerabatnya, Marten Taha saat diwawancarai mengungkapkan bahwa Rachmat Gobel bukan saja seorang Tokoh Gorontalo, tapi juga merupakan sosok Tokoh Nasional.
“Beliau adalah tokoh nasional yang penuh dedikasi dan loyalitas terhadap tugas, bukan hanya di bidang bisnis, tapi juga dalam kepemimpinan di bidang politik dan sosial,” ujar Marten Taha.
“Sehingga bagi kami dan khususnya bagi saya, pak Rachmat Gobel kita merasa sangat kehilangan,” lanjutnya.
Bagi Marten Taha, almarhum Rachmat Gobel merupakan sosok penuh inspirasi dan menjadi panutan bagi semua.
“Tokoh yang memang menjadi panutan kita semua,” ucapnya.
Lebih lanjut, salah satu rekannya yang lain, Husain Entango mengatakan sosok Rachmat Gobel adalah pribadi yang sering memberikan nasihat bagi semua.
“Dalam rapat-rapat yang saya ikuti selama ini, (ia) tidak pernah menekan-nekan kita, dia selalu mengajak mengajak dan mengajak, banyak nasihat-nasihat yang selalu disampaikan, dia sampaikan bahwa kalau hidup ini hanya sementara, semua ini akan kita tinggalkan,” kata Husain Entango.
“Jadi berbuat baiklah. Dan itu banyak kata-kata beliau disini yang dituliskan dan ini sangat menginspirasi,” sambungnya.
Kata Husain Entango, almarhum Rachmat Gobel merupakan sosok pemimpin yang mengayomi bagi kerabat pun untuk masyarakat.
“Beliau adalah pemimpin yang sangat mengayomi. Selama rapat-rapat, beliau selalu memberikan motivasi ke kami, agar memang kita harus betul-betul memperhatikan kepentingan rakyat,” ungkapnya.
Ketokohan Rachmat Gobel yang lain lagi, kata Husain Entango bahwa beliau merupakan pribadi yang sering kali menghindar dari yang namanya perpecahan.
“Lebih dari itu beliau saya lihat, kalau dalam politik banyak persaingan, beliau tidak mau kami kader NasDem itu menciptakan konflik dengan orang lain,” tutur Husain.
“Jadi selalu itu beliau serukan tanamkan, bahwa kita di DPR ini harus betul-betul melaksanakan apa yang diinginkan rakyat,” lanjutnya.
Kepergian Rachmat Gobel, bagi Husain Entango merupakan kehilangan yang mendalam, bukan hanya keluarga, tapi juga kerabat dan masyarakat.
Banyak kebaikan yang telah di perbuatan almarhum semasa hidup, Husain Entango berharap atas doa yang terus dipanjatkan masyarakat Gorontalo, Tuhan yang akan membalasnya.
“Atas kebaikan beliau, hanya doa semoga seluruh dosa diampunkan, dan kebaikan mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT,” pungkasnya.
Reporter: Yayan











