Dulohupa.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea mengunjungi kediaman Oma Hano Ma’ruf (85 tahun) di Kelurahan Tomulabutao, Kecamatan Dungingi pada Selasa (07/07/2026), setelah melakukan kunjungan di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat.
Lansia 85 tahun itu kini hidup seorang diri dan sebelumnya pernah menikah, namun tak memiliki anak. Menjalani hidup seorang diri dengan berbagai keterbatasan, sakit yang menahun dipembaringan, bahkan untuk menjalani sehari-harinya ia perlu bantuan tetangga.
Melihat kondisi itu, Adhan Dambea kemudian segera menginstruksikan jajarannya agar Lansia itu dievakuasi ke Rumah Singgah yang ada di Kecamatan Sipatana, untuk dirawat disana.
“Di Kelurahan Tomulabutao, ibu ini sudah tidak ada yang merawat, hidup sendiri, ada rumahnya tapi tidak ada yang merawat, jadi hidup terlantar,” ujar Wali Kota Adhan kepada awak media.
Jelas Adhan, dalam UUD 1945 bahwa telah diamanatkan fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara.
“Telah diamanatkan, bahwa fakir miskin dan anak terlantar wajib diurus negara, ini tanggungjawab moral kami, sebagai Pemerintah Kota Gorontalo,” tegasnya.
“Oleh karena itu tanggungjawab pemerintah, dari awal saya sudah katakan (saat dilantik) bahwa saya tidak ingin mendengar ada rakyat yang tidak makan,” lanjut Adhan.
Bagi Adhan Dambea, menjadi seorang pemimpin merupakan tanggungjawab bukan hanya di dunia, tapi juga di akhirat. Tindakan membawa Oma Hano Ma’ruf ke rumah singgah untuk dirawat, baginya adalah kewajibannya sebagai pemimpin di Kota Gorontalo ini.
“Ini adalah tanggungjawab moral, tanggungjawab dunia akhirat untuk mengurus rakyat,” ucapnya.
Selain Oma Hano Ma’ruf, Walikota Gorontalo juga turut menyambangi kediaman Hasan (71 tahun) di Molosipat U, Kecamatan Sipatana. Namun Opa Hasan tak dibawa ke rumah singgah, karena masih ada keluarganya yang merawat.
“Sudah 71 tahun bapak itu, kita mau panggil ke rumah singgah juga tapi ada keluarganya yang merawat” ujarnya.
“Tapi dari PKH segala macam semua difasilitasi, makan minumnya difasilitasi,” lanjutnya.
Memang dari ketiga orang lansia yang dikunjungi Walikota Gorontalo itu, dari Oma Hano Bahu di Dembe I, Oma Hano Ma’ruf di Tomulobutao, dan Opa Hasan di Molosipat U seharusnya akan dibawa ke rumah singgah untuk dirawat, namun karena Oma Hano Bahu dan Opa Hasan masih ada keluarganya yang merawat sehingga hal tersebut tak jadi dilakukan.
Meski begitu, Adhan Dambea menegaskan bahwa kesemuanya itu tidak akan lepas dari pengawasan pemerintah itu sendiri.
Reporter: Yayan











