Dulohupa.id – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVII di Gorontalo tidak hanya dirasakan oleh para peserta. Melainkan turut menjadi berkah bagi para pengemudi Becak motor atau Bentor.
Mengapa tidak, pelaksanaan event nasional ini menjadi ladang penghasilan bagi para pengemudi bentor ini.
Salah satu pengemudi bentor, Roni kepada Dulohupa mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan kegiatan ini dirinya bisa menerima ratusan orderan atau penumpang setiap harinya.
“Alhamdulillah lumayan, lumayan bagus, memang luar biasa,” ujar Roni saat ditemui Dulohupa usai pelaksanaan puncak PENAS yang dilaksanakan di Sport Center Limboto, Rabu (24/06/2026).
Menurut Roni, jika dibandingkan hari biasanya, dirinya hanya berkisar 10 sampai 15 orderan perhari. Namun selama pelaksanaan event ini, ia cukup mendapatkan penghasilan yang signifikan naik.
“Kalau ada event nasional begini memang luar biasa. Jadi kalau hari biasa minimal torang satu hari itu ciki 10 sampai 15 orderan,” pungkasnya.
“Kalau saat PENAS ini sampai ratusan (orderan),” sambung Roni.
Roni sendiri merupakan pengemudi bentor online, dimana biasa narik melalui aplikasi. Namun disaat PENAS kali ini, ia mengaku narik secara manual atau tanpa aplikasi. Dirinya mulai mangkal di sekitar lokasi kegiatan sejak pagi dan hingga malam hari.
“Kalau kami bentor online, tapi ada event begini jadi manual,” jelasnya.
Sebelumnya Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menilai perhelatan nasional tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran inovasi di sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Gusnar juga mengatakan, kehadiran ribuan peserta dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia membuka peluang usaha bagi pedagang kuliner, penyedia jasa transportasi, hingga pelaku usaha rumahan.
Reporter: Yayan











