Dulohupa.id – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dengan resmi membuka semarak Pasar Rakyat dalam momentum Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVII yang berlokasi di halaman Kantor Bupati Gorontalo pada Sabtu sore (20/06/2026).
Dalam kegiatan pembukaan, Sofyan Puhi didampingi Wakil Bupati Gorontalo, Toni Yunus serta Sekretaris Daerah, Sugondo Makmur dan sejumlah unsur OPD.
Saat memberikan sambutan, Sofyan Puhi mengungkapkan bahwa pasar rakyat digelar dalam rangka keikutsertaan UMKM untuk mensukseskan kegiatan PENAS ini.
“Kegiatan pasar rakyat ini tidak sekedar pelengkap, tetapi bagian dari seluruh kegiatan di PENAS itu, sebab tanpa pasar rakyat itu, PENAS-nya pasti sepi,” ujar Sofyan dalam sambutannya.
Kata Sofyan, keseriusan menghadirkan pasar rakyat pada PENAS itu, terlihat saat pemerintah menyediakan lokasi bagi pelaku UMKM di halaman kantor bupati.
“Di halaman kantor bupati, karena kenapa, sebab kami fokus bagaimana UMKM itu mendapatkan tempat yang layak, mendapat perhatian yang penuh dari pemerintah,” jelasnya.
Dengan kehadiran para pelaku UMKM di pasar rakyat ini, Sofyan berharap pertumbuhan ekonomi daerah terus berjalan kian membaik.
“Insya Allah dalam 5 hari sampai 10 hari kedepan atau 7 hari kedepan, UMKM akan terus bersama dengan kita, juga bersama dengan seluruh peserta PENAS se-Indonesia,” tandas Sofyan.
Lebih lanjut dikatakan Sofyan, bahwa dari banyaknya UMKM yang ikut memeriahkan pasar rakyat kali ini, dipastikan merupakan prodak lokal Gorontalo.
“Seluruh produk UMKM sebagian besar adalah prodak lokal. UMKM menampilkan prodak-prodak lokal, baik dari makanan, aksesoris semua prodak lokal yang tidak kalah bersaing dengan prodak ditempat lain,” pungkasnya.
“Dan ini kebanggaan kami semua, sehingga harapan besar buat kita, selain dari pada memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PENAS,” lanjut Sofyan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gorontalo turut menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada semua unsur yang terus mendukung terlaksananya pasar rakyat itu.
“Marilah kita bersama-sama mensukseskan PENAS tahun 2026 ini,” tutupnya.
Reporter: Yayan











