Gorontalo – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo, Mega Putri Sari, menerima audiensi perwakilan Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (FH UNG) terkait keprihatinan mahasiswa mengenai pengelolaan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Gorontalo.
Audiensi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan dan memperoleh penjelasan langsung mengenai mekanisme pengelolaan LP2B, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan dan pengelolaan lahan yang berkelanjutan.
Mega Putri Sari menyampaikan bahwa Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan akademisi.
“Kami menyambut baik perhatian dan masukan mahasiswa. Kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman bersama mengenai pengelolaan LP2B, memastikan lahan produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa masukan mahasiswa akan menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat pengelolaan LP2B secara transparan dan akuntabel.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan akademisi, kita dapat menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung tata kelola lahan yang tertib dan berkelanjutan,” jelas Mega.
Kegiatan ini sekaligus membuka peluang kerja sama antara Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo dan Fakultas Hukum UNG dalam program edukasi pertanahan dan penguatan kapasitas mahasiswa dalam memahami hukum dan kebijakan publik.











