Dulohupa.id – AJP Run Fest 2025 adalah festival lari yang digelar oleh Aliansi Jurnalis Pohuwato (AJP) menandai perjalanan 1 dekade AJP yang akan memberikan inspirasi lewat energi positif olahraga dan festival.
Kegiatan ini bukan hanya tentang berlari mengejar garis finish, tapi juga tentang perayaan kebersamaan, semangat hidup sehat, dan hiburan yang menyatukan jurnalis, komunitas dan masyarakat pada umumnya.
Kegiatan ini akan menghadirkan 3 kategori lomba mulai dari jarak 5k untuk pelajar dan umum, serta jarak 10k untuk umum. AJP Run Fest 2025 rencananya akan digelar di Marisa Pohuwato pada tanggal 21 Desember 2025. Pendaftarannya akan berakhir pada 10 Novebmer 2025.
Dibalik kegiatan AJP Run Fest 2025 juga terselip logo yang dirancang dengan gaya dinamis dan atraktif menekankan gerak dinamis sekaligus semangat kebersamaan. Inisial AJP dibentuk dinamis menjadi figur pelari yang menyatu dengan siluet kepala burung maleo, hewan endemik khas Pohuwato.
Lekukan lembut dan garis lengkung pada logo memberi kesan bersahabat, terbuka, dan inklusif, sejalan dengan semangat Run Fest yang melibatkan seluruh masyarakat. Sementara bentuk pelari merepresentasikan energi dan daya juang, figur maleo melambangkan identitas lokal dan kekuatan daerah.
Perpaduan keduanya menjadikan logo ini simbol perjalanan 10 tahun AJP organisasi yang bergerak luwes, berakar pada nilai kebenaran dan terus melangkah bersama masyarakat menuju masa depan yang lebih sehat dan bersatu.
Ketua panitia AJP Run Fest 2025, Marwan Usman menyampaikan bahwa event ini di desain oleh teman-teman jurnalis Pohuwato dan juga Pohuwato Running Community. Selain mendapat medali panitia menyediakan bonus 50 juta untuk peserta.
Tak hanya itu, peserta pun akan dimanjakan dengan lanyard yang dapat diisi waktu yang ditempuh di setiap kategori yang diambil, selama ini peserta hanya bisa melihat waktu lari di strava namun tidak dapat dituangkan dalam lanyard.
“Alhamdulillah, kami panitia AJP Run Fest memanjakan peserta lewat lanyard. Dan lanyardnya bisa diisi sesuai dengan waktu finish dari para peserta,” ujar Marwan.
Terakhir, Ketua panitia berharap seluruh masyarakat Pohuwato khususnya para runners agar tidak melewatkan atau menyia-nyiakan kesempatan ini. Karena menurutnya, ini merupakan hal pertama yang di provinsi Gorontalo lanyard dapat diisi saat waktu running.











