Scroll Untuk Lanjut Membaca
BONE BOLANGOPENDIDIKAN

Komunitas Literasi Sampul Belakang Gelar Kolase Cerita Anak Sekolah Kampung

×

Komunitas Literasi Sampul Belakang Gelar Kolase Cerita Anak Sekolah Kampung

Sebarkan artikel ini
Kolase Anak
Anak-anak di sekolah kampung Desa Dutohoe saat membuat karya seni kolase. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Menjadi salah satu Komunitas terbaik yang terpilih mengikuti seleksi oleh badan Bahasa Kemendikbud Ristek Republik Indonesia, Komunitas Literasi Sampul Belakang menyelenggarakan kegiatan bertema ‘Kolase Cerita Anak Sekolah Kampung’ di Desa Dutohe, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango.

Acara yang berlangsung pada hari Sabtu (18/10/2025) ini melibatkan puluhan anak dari jenjang TK, SD, hingga SMP yang aktif berpartisipasi dalam program Penggerak Sekolah Kampung.

Koordinator Sampul Belakang, Sutiyan Hunawa, menjelaskan bahwa kegiatan dimulai dengan pengenalan tentang cara membuat karya seni kolase.

Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengalaman literasi yang kreatif melalui pembuatan kolase yang terinspirasi dari cerita, serta menumbuhkan imajinasi, keterampilan motorik halus, dan rasa percaya diri anak-anak. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menghubungkan anak-anak dengan cerita lokal dan nilai-nilai positif.

Setelah penjelasan, anak-anak dibagi ke dalam kelompok kecil yang masing-masing didampingi oleh relawan.

“Mereka membuat kolase dari bahan bekas seperti potongan majalah, koran, dan sampah kertas yang dapat ditempel di media baru. Hasilnya sangat luar biasa, penuh makna, dan sangat kreatif,” ujar Sutiyan.

Kolase Cerita Anak

Setiap kelompok kemudian mempresentasikan karya mereka dan menjelaskan makna yang terkandung dalam gambar yang dibuat. Tema kolase yang dihasilkan pun sangat beragam, mencakup isu pendidikan, sosial, dan lingkungan.

Selain kegiatan kolase, panitia juga mengadakan permainan sederhana untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan menumbuhkan semangat kolaborasi antara anak-anak dan pendamping.

Sutiyan menekankan program ini merupakan bagian dari komitmen Komunitas Literasi Sampul Belakang untuk mengembangkan budaya literasi di kalangan anak-anak.

“Membaca, kreativitas, dan ekspresi anak-anak di daerah merupakan langkah penting dalam menumbuhkan literasi,” tambahnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat memperoleh pengalaman menyenangkan dalam literasi kreatif, mengasah imajinasi, dan membangun rasa percaya diri. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat belajar bekerja sama dan berbagi ide dengan cara yang menyenangkan.

Reporter: Maya