Dulohupa.id – Untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah dan memperluas sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kota Gorontalo menjalin kerjasama yang lebih erat dengan Bank Tabungan Negara (BTN).
Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, menyatakan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan dana pemerintah, tetapi juga pada pengembangan sistem keuangan yang lebih transparan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Pemkot.
Ia mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir, banyak daerah mengalami penurunan dana transfer dari pemerintah pusat. Kota Gorontalo merupakan salah satu yang terdampak, dengan penurunan mencapai sekitar 20 persen. Situasi ini mendorong pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam menggali potensi PAD.
“Kita tidak bisa sepenuhnya bergantung pada dana dari pusat. Kerjasama dengan BTN memberi kesempatan bagi kita untuk memperkuat PAD melalui sistem digital dan peningkatan SDM,” ujarnya.
Melalui sinergi ini, BTN diharapkan dapat membantu Pemkot dalam mengoptimalkan retribusi daerah, pajak, dan potensi pendapatan lain yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Ismail menambahkan, keberadaan BTN yang tersebar di seluruh Indonesia memberikan keuntungan bagi daerah dalam mempercepat digitalisasi sistem keuangan.
“BTN memiliki jaringan yang luas serta teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah,” tutupnya.












