Dulohupa.id – Setiap tanggal 15 Oktober diperingati sebagai Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS). Pada tahun ini, Dinas kesehatan Provinsi Gorontalo mengangkat tema “Jadilah Pahlawan Cuci Tangan”.
Melalui tema ini, dengan tujuan agar mencuci tangan menjadi kebiasaan baik yang diterapkan oleh masyarakat, terutama di kalangan pelajar.
Peringatan hari cuci tangan pakai sabun kali ini dilaksanakan di TK Pembina Ipilo, dengan demonstrasi cuci tangan pakai sabun sebagai bagian dari program integrasi kesehatan lingkungan dan promosi kesehatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kota Timur.
Kepala seksi penyehatan lingkungan, Shintia Rivai, SKM, M.Si menjelaskan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kebiasaan baik pada anak-anak sejak dini, agar pola hidup sehat ini dapat terbawa hingga mereka dewasa.
“Gerakan ini semoga akan menjadi kebiasaan mereka sejak dini hingga kami harap akan terbawa sampai kedepannya ” ujar Shintia.
Kegiatan cuci tangan pakai sabun tidak hanya akan dilakukan di TK, tetapi juga direncanakan untuk melibatkan sekolah dasar (SD) dan institusi pendidikan tinggi. Penyelenggara akan menyesuaikan jadwal kegiatan dengan waktu makan siang siswa saat pemberiaan MBG, sehingga mereka dapat langsung mencuci tangan sebelum menikmati makanan, hal tersebut diharapkan dapat menciptakan kebiasaan baik yang lebih terintegrasi dalam rutinitas sehari-hari siswa.
Sementara Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Nancy Pembengo, S.Si, menyampaikan harapannya agar kebiasaan mencuci tangan dapat diterapkan oleh seluruh masyarakat.
“Kami berharap agar mencuci tangan bukan hanya menjadi kebiasaan saat pandemi, tetapi juga menjadi rutinitas sehari-hari, terutama sebelum makan, setelah bekerja, atau saat merasa tangan kotor,” ungkap Nancy.
Selaian itu, Camat Kota Timur, Mirna Tome, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini demonstrasi cuci tangan pakai sabut yang dilaksanakan di sekolah.
“Saya sangat mengapresiasi anak-anak yang antusias menyambut sosialisasi cuci tangan pakai sabun ini. Meskipun sudah sering dilaksanakan, anak-anak tetap bersemangat untuk belajar,” ujarnya.
Kegiatan di TK Pembina Ipilo ini merupakan langkah awal, dan selanjutnya, pihak Dinas Kesehatan akan melanjutkan kampanye ke sekolah-sekolah lain dan perguruan tinggi, sesuai dengan jadwal yang telah disusun.
Reporter: Maya











