Dulohupa.id – Tradisi Walima di lokasi Wisata Religi Bubohu, Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo kembali semarak dilaksanakan dalam merayakan merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (07/9/2025).
Keunikan dalam tradisi ini dimulainya Dikili (dzikir) pada malam hari hingga pagi. Kemudian ratusan Tolangga dihiasi kue kolombengi dan makanan tradisionalnya diarak menuju masjid.
Ramli Ibrahim Nasir, Takmir Masjid sekaligus panitia Walima, mengungkapkan bahwa kolombengi selalu menjadi komponen utama dalam isi tolangga, bersama dengan nasi kuning dan perlengkapan pakaian.
“Keistimewaan terletak pada komposisi khas isi tolangga. Kolombengi selalu menjadi fokus utama, bahkan pada Festival 2012, kami pernah memproduksi hingga satu juta butir,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolombengi bukan hanya sekadar lambang Maulid, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Produksi yang meningkat setiap tahun membuat kue tradisional ini semakin dikenal, sekaligus memperkuat identitas budaya Gorontalo.
Ramli menegaskan juga bahwa pelaksanaan Walima di Bongo berlangsung dengan tertib tanpa persaingan.
“Di tempat lain biasanya langsung diperebutkan, tetapi di sini kami mengaturnya dengan baik. Inilah yang menjaga tradisi ini tetap terpelihara,” tuturnya.
Tradisi Walima yang diidentikkan dengan kolombengi kini bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga telah menjadi daya tarik wisata religi yang memperkenalkan budaya Gorontalo ke tingkat yang lebih luas.
Reporter: Maya












