Dulohupa.id – Seorang turis asal Selandia Baru bernama Frank dikagetkan dengan kawasan wisata Hiu Paus di perairan Botubarani, Gorontalo tercemar sampah plastik.
Frank mengaku terpesona keindahan bawah laut, namun kecewa dengan kondisi lingkungan yang tercemar. Ia ingin melihat hiu paus, tetapi saat snorkeling sangat terkejut dengan banyaknya sampah plastik di laut.
” I want to see whale sharks here, but when I went snorkeling, I was shocked by the amount of plastic in the ocean” ungkap Frank saat ditemui awak media di lokasi wisata hiu Paus Botubarani, Kamis (28/8/2025).
Frank diketahui mengunjungi Indonesia dengan misi yang tak biasa yakni menyelamatkan hiu paus. Dalam kunjungannya yang kedua ke Sulawesi, ia memilih untuk menghabiskan waktu berkeliling Indonesia demi melihat ikan, terumbu karang, dan terutama hiu paus.
Kekhawatiran Frank terhadap keberlangsungan hidup hiu paus membuatnya bertekad untuk berkontribusi dalam pembersihan pantai.

Ia menjelaskan Jika hiu paus terus dikelilingi oleh sampah plastik, maka satwa dilindungi ini akan mati. Hal ini juga berdampak pada masyarakat lokal yang bergantung pada ekosistem laut untuk penghidupan mereka.
” If whale sharks continue to be surrounded by plastic waste, they will die. This will impact the local communities that rely on the marine ecosystem for their livelihoods” tambah Frank.
Meskipun begitu, Frank sangat terkesan dengan keindahan Sulawesi, terutama Gorontalo. Setiap kali ke Indonesia, ia selalu ingin kembali ke Gorontalo.
“Every time I come to Indonesia, I always want to return here ” Tutupnya
Komitmennya untuk membersihkan laut dan melindungi hiu paus menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa setiap individu dapat berbuat sesuatu untuk lingkungan.
Dengan harapan untuk melihat hiu paus yang sehat dan laut yang bersih, Frank mengajak semua orang untuk turut serta dalam menjaga kebersihan lautan.
Reporter: Maya












